Analisis Pertandingan Klasik

Sejarah Baru, Sejarah Kelam Arsenal dari Barcelona

Selasa, 15 Maret 2016 16:00 WIB
Editor: Randy Prasatya
 Copyright:
Derita 10 Pemain

Di babak kedua tim asal Catalan itu semakin berada di atas angin dengan mengurung pertahanan Arsenal yang telah kalah jumlah pemain sejak menit 18. Pasukan Wenger tetap hanya mengandalkan kelengahan lawan dan sesekali melakukan serangan balik dengan cepat.

Almunia bekerja keras menghadang sepakan Eto’o dan terus fokus membaca arah bola yang akan dilepaskan Ronaldinho. Sedangkan Campbell dan Toure berdiri kokoh di area tengah kotak penalti untuk sesegera mungkin membuang bola.

Terus diserang dan menjaga konsentrasi di tengah rasa letih menjadi kesulitan bagi seluruh tim sepakbola. Begitupun yang terjadi dengan Arsenal. Mereka harus kemasukan pada menit 76 melalui sepakan Eto’o, yang lolos dari kawalan pemain Meriam London berkat kecerdikan Henrik Larsson dalam memecah konsentrasi Toure dalam bertahan. Skor berubah menjadi 1-1.


Selebrasi Rafael Marquez di sisi Henry (kuning).

Selang empat menit kemudian gawang Arsenal kembali kebobolan melalui gol Juliano Belletti. Pemain yang masuk pada menit 71 itu melepaskan umpan ke Larsson di sisi kiri pertahanan Arsenal, dan menggiringnya ke sudut lapangan guna memancing Campbell keluar kotak penalti sembari menunggu Belletti berlari ke area penalti yang telah kosong.

Kecerdikan pria asal Swedia itupun sukses membuat Campbell terpancing dan melepas umpan ke arah Belletti untuk dikonversi menjadi gol. Skor berubah menjadi 2-1 untuk Barcelona dan hampir seluruh pemain Barcelona berlari mengejar sang pencetak gol.