Kehadiran sosok Gheorge Hagi diakui sebagai berkah terbesar dalam perjalanan sejarah sepakbola Rumania.
Sosok mungil yang selalu disandingkan dengan sosok legenda Maradona itu telah menjadi mercusuar yang membuka mata pandang dunia untuk negara yang memiliki luas wilayah 238.391 km persegi di sebelah tenggara Eropa.
Bagaimana tidak, meskipun Rumania telah berjuang sekuat tenaga dari tahun 1930 untuk berbicara dalam kancah sepakbola dunia, namun kehadiran mereka tidak pernah dipandang sebagai sebuah kekuatan yang di perhitungkan.
Kehadiran Rumania di pentas Piala Dunia sejak 1930 dipandang sebagai tim pelengkap yang fungsinya hanya sebagai penghibur.
Pasalnya, mereka memiliki puluhan ribu pendukung fanatik yang selalu siap untuk bersorak-sorai di atas tribun menemani timnya berjuang meskipun selalu menjadi bulan-bulanan tim-tim negara lain.
Begitu pula halnya di kancah Eropa, Rumania terus berjuang untuk lolos ke putaran final Piala Eropa sejak pertama kali turnamen itu digelar pada tahun 1960, namun mereka baru bisa lolos pada tahun 1984.
Namun semua itu berubah saat Hagi hadir dengan segala kehebatannya yang membuat orang lupa bahwa sebuah tim sepakbola adalah berjumlah 11 orang.
Menyambung ulasan sebelumnya, Meneropong Kisah Hidup 'Maradona dari Carpathians' (PART I), INDOSPORT mengulas lebih dalam perjalanan karier dan kiprah sosok legenda Gheorghe Hagi di kancah sepakbola Benua Biru Eropa.