Untung Rugi Sepakbola Indonesia Usai Pencabutan Pembekuan PSSI

Rabu, 11 Mei 2016 15:59 WIB
Editor: Ramadhan
© Grafis : Muproni/INDOSPORT-Herry Ibrahim
 Copyright: © Grafis : Muproni/INDOSPORT-Herry Ibrahim

Hari ini, Rabu (11/05/16) siang WIB, Menpora Imam Nahrawi secara resmi menandatangani dan menunjukkan SK Pencabutan Pembekuan PSSI di kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Sebelumnya, Presiden RI, Joko Widodo memang meminta permasalahan sepakbola Indonesia harus segera tuntas sebelum berlangsungnya Kongres FIFA di Meksiko pada 12 Mei 2016 nanti. Menpora kemudian langsung mengambil tindakan nyata untuk mendukung perubahan di sepakbola Indonesia dengan mencabut pembekuan PSSI.

“Baru saja saya tanda tangani dan saya cabut surat yang pernah saya keluarkan (SK Pembekuan),” kata Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi di Jakarta.

“Ini saya lakukan semata-mata menghormati Mahkamah Agung dan menghargai komitmen FIFA yang telah menyurati Mensesneg dan menghendaki perubahan,” tambah Politisi PKB tersebut.


Menpora Imam Nahrowi menunjukan surat pencabutan pembekuan terhadap PSSI di Kantor Kemenpora, Rabu (11/05/16).

Keputusan Menpora tersebut tentu menjadi kabar gembira bagi persepakbolaan Indonesia. Betapa tidak, sebelum pencabutan dilakukan atau tepatnya sejak PSSI resmi dibekukan lewat SK Menpora No 01307 tertanggal 17 April 2015, sepakbola Indonesia mengalami mati suri.

Kompetisi pun berhenti, sehingga praktis membuat para pemain sepakbola profesional di Indonesia ikut menerima dampak buruk. Tak hanya kehilangan pekerjaan di mana sepakbola menjadi tempat menggantungkan hidup, pembekuan PSSI juga membuat para pemain Indonesia harus kehilangan sentuhan permainan karena sangat lama tak bermain rutin di sebuah kompetisi resmi.

Praktis untuk menjaga kebugaran dan performa, para pemain hanya bisa mengandalkan turnamen-turnamen kecil yang tak resmi dan hanya jangka pendek seperti Piala Presiden, Piala Jenderal Sudirman dan Piala Bhayangkara.


Persib Bandung berhasil menjuarai Piala Presiden 2015 di tengah berhentinya kompetisi karena pembekuan PSSI

Tak cuma itu, pembekuan PSSI kala itu juga membuat gesekan antara Pemerintah dalam hal ini Kemenpora dengan PSSI kembali memanas. Dua kubu selalu menyuarakan perubahan namun di sisi lain tetap mempertahankan ego masing-masing.

Pasca dicabutnya pembekuan PSSI oleh Menpora, jelas banyak dampak positif bagi persepakbolaan Indonesia. Namun, bicara dampak positif tentu ada dampak negatif yang mengekor dalam keputusan tersebut.

Berikut INDOSPORT merangkum sejumlah dampak positif dan negatif (untung rugi) setelah Menpora Imam Nahrawi secara resmi mencabut surat pembekuan PSSI.

253