Untung Rugi Sepakbola Indonesia Usai Pencabutan Pembekuan PSSI

Rabu, 11 Mei 2016 15:59 WIB
Editor: Ramadhan
 Copyright:
FIFA Cabut Hukuman

Dampak positif yang pertama jelas Indonesia bisa terlepas dari jeratan hukuman yang dijatuhkan FIFA.

Seperti permintaan Presiden Jokowi sebelumnya bahwa permasalahan sepakbola Indonesia harus segera selesai sebelum bergulirnya Kongres FIFA ke-66 di Meksiko pada 12 Mei 2016 nanti. Amanat Presiden Jokowi tersebut langsung dijalankan oleh Menpora.

Pencabutan pembekuan PSSI yang diambil Menpora tersebut membuat nasib Indonesia akan semakin terbuka di Kongres FIFA di Meksiko. Bukan tak mungkin, FIFA akan mencabut hukuman PSSI dan membuat sepakbola Indonesia kembali hidup dan unjuk gigi di pentas internasional.

Andai saja Menpora tak mencabut pembekuan PSSI sebelum Kongres FIFA, maka Indonesia berpeluang terus terjerat hukuman dan akan menjadi bahan pembahasan khusus pada gelaran Kongres FIFA nanti. Indonesia juga berpotensi mendapatkan hukuman lain seperti kehilangan hak memilih Presiden FIFA dan kehilangan peluang menjadi tuan rumah Piala AFF 2016.

“Terkait asosiasi anggota yang saat ini sedang dibekukan, Indonesia dan Kuwait, Komite Eksekutif merekomendasi bahwa Kongres Luar Biasa memutuskan Jumat (26/02/16) bahwa kasus tersebut baru akan dibahas di Kongres Tahunan FIFA di Meksiko (12 dan 13 Mei 2016),” tulis pernyataan resmi FIFA.

Seperti diketahui, hukuman yang dijatuhkan FIFA kepada Indonesia pada 30 Mei 2015 tak lepas dari intervensi pemerintah Indonesia dalam hal ini Kemenpora terhadap PSSI melalui SK Menpora nomor 01307.

Meski begitu, FIFA memberikan kesempatan kepada Indonesia untuk mencabut pembekuan PSSI sehingga Federasi Sepakbola Dunia tersebut juga mencabut hukuman yang dijatuhkan kepada Indonesia. Seperti dalam surat terakhirnya kepada Menteri Sekretaris Negara RI, FIFA bisa mencabut hukuman kepada Indonesia dengan syarat SK pembekuan dicabut lebih dulu.

FIFA akhirnya memberikan waktu untuk menerima pernyataan atau konfirmasi tertulis soal pencabutan pembekuan PSSI dari pemerintah Indonesia terutama sebelum gelaran Kongres FIFA di Meksiko, 12-13 Mei 2016.

253