Liga Champions

Atletico Madrid dan 5 Kisah Sedih Kekalahan di Final Liga Champions

Minggu, 29 Mei 2016 11:28 WIB
Editor: Gema Trisna Yudha
 Copyright:
Camp Nou, 1999

Kekalahan menyakitkan Bayern Munchen terjadi di final Liga Champions 1998/1999 kala berhadapan dengan Manchester United. Bau kemenangan Die Bayern tercium sangat kuat di Stadion Camp Nou, Barcelona, yang kala itu menjadi lokasi pertandingan. 

Munchen yang saat itu berada dalam komando Ottmar Hitzfeld telah unggul cepat di menit ke-6 lewat gol kreasi Mario Basler. Usaha keras pasukan Alx Ferguson berkali-kali hanya menemui jalur buntu. 

Dwight Yorke, Andy Cole, David Beckham dan Ryan Giggs tak mampu menerobos kuatnya benteng pertahanan FC hollywood. Ferguson kemudian menarik Andy COle untuk digantikan oleh Ole Gunnar Solskjaer di menit 81. 

Strategi Ferguson terbukti efektif merubah ritme permainan Setan Merah. Daya gedor MU semakin bertenaga setelahnya. Berawal dari tendangan sudut Beckham, Ryan Giggs melepas tembakan yang tak bertenaga. Namun Teddy Sheringham melanjutkannya dengan lebih powerfull dan menusuk ke sudut gawang. Saat itu laga berada pada menit 90+0,36 detik, Mu berhasil menyamakan kedudukan. 

Solksjaer menjadi pahlawan MU dengan mencetak gol kemenangan di menit 90+3. Gol MU lagi-lagi diawali tendangan sudut Beckham yang ditanduk Sheringham sebelum diteruskan sepakan keras Solksjaer. 

Para pemain dan fans Munchen langsung meradang, namun mereka tak bisa berbuat apa-apa karena wasit Pierluigi Collina meniup peluit panjang yang menandakan kemenangan MU. 

1.4K