Liga Champions

Atletico Madrid dan 5 Kisah Sedih Kekalahan di Final Liga Champions

Minggu, 29 Mei 2016 11:28 WIB
Editor: Gema Trisna Yudha
 Copyright:
Wembley Stadium, 1992

Final Liga Champions musim 1991/1992, yang saat itu masih bernama European Cup mempertemukan Sampdoria dan Barcelona. Itu merupakan final pertama bagi Sampdoria dan ketiga bagi Barcelona di pentas tertinggi Eropa. Keduanya sama-sama belum pernah meraih gelar juara. 

Hanya saja, Sampdoria yang saat itu tengah berada di era kejayaannya percaya diri akan mengangkat meraih kemenangan. Target mereka melengkapi trofi Serie A, Supercoppa, dan Piala Winner yang diraih sebelumnya. 

Roberto Mancini dan Gianlucca Vialli yang berduet di lini depan Sampdoria terus menggempur lini pertahanan El Barca. Namun Ronal Koeman dan Josep Guardiola berkali-kali pula menggagalkan upaya Blucerchiati.

Keadaan tanpa gol bertahan hingga akhir laga di waktu normal. Petaka bagi Sampdoria terjadi di babak tambahan. Kala mereka berusaha menggagalkan upaya Eusebio Sacristan. Wasit Jerman, Aron Schmidhuber memberi Barca tendangan bebas. 

Sepakan Ronald Koeman, yang menjadi eksekutor, berhasil menerobos pagar betis para pemain Sampdoria dan membuat skor berubah 1-0. Sampdoria harus merelakan gelar incaran mereka kepada Barca yang mendapatkan gelar ini untuk kali pertama. 

1.4K