Sepakbola Indonesia di jaman 1950 hingga 1960 sempat membuat heboh jagat internasional. Bagiamana tidak, sosok Andi Ramang yang membuat hal itu bisa terjadi. Klub-klub di Eropa jadi penasaran dengan talenta pria yang berposisi sebagai penyerang ini.
Ketajaman pria asal Makassar tersohor hingga pelosok dunia. Bahkan ia hampir mencetak sejarah bagi sepakbola Indonesia.
Kala itu ia hampir membawa Indonesia untuk melaju ke babak semifinal Olimpiade. Andai saja sepakannya kala menghadapi Uni Soviet 1956 silam di Melbourne tidak dimentahkan kiper terbaik dunia Lev Yashin.
Meski sukses membuat sepakbola Indonesia menguncang dunia, namun siapa sangka akhir hidup Ramang harus berakhir dramatis. Setidaknya berbagi kejadian pilu harus ia lalui di penghujung kariernya.
Kini INDOSPORT mencoba mengupas tuntas akhir perjalanan Andi Ramang sebagai pesepakbola Indonesia. Dari dicap bermain mata hingga dijatuhi skorsing karena suap.