23.9K
Legenda Olahraga
Andi Ramang; Seonggok Patung dan Masa Tua yang Tragis (Jilid II)
Akhir Karier Sebagai Pesepakbola
Kecemarlangan Ramang ternyata hanya berlangsung singkat. Usai berlaga di Olimpiade 1956 dan hampir mencetak sejarah, Ramang harus mengalami sisi kelam di masa 1960.
Bagaimana tidak, bagaikan petir di siang bolong Ramang yang tengah berada di puncak kejayaan harus menelan pil pahit. Ia dijatuhi skorsing karena tuduhan menerima suap.
Meski begitu, ia berusaha bangkit kembali dari keterpurukan. Di tahun 1962 Ramang mencoba menyusun kembali puzzle kejayaannya di tim nasional Indonesia. Sayang pamor ia sudah menurun sebagai predator tim nasional Indonesia.
Pada tahun 1968 di usianya ke-40 tahun Ramang bermain untuk terakhir kalinya. Ia membela panji PSM di Medan. Sayang akhir kariernya kembali pahit karena PSM harus menelan kekalahan.