Piala AFF 2016

Mengukur Peluang Indonesia di Ajang Piala AFF U-19

Kamis, 9 Juni 2016 08:10 WIB
Editor:
 Copyright:
Ancaman Juara Bertahan

Indonesia U-19 akan tergabung di grup neraka di Hanoi nanti. Dibilang grup neraka karena Indonesia tergabung satu grup dengan juara bertahan Thailand, Australia, Laos, Myanmar, Australia dan Kamboja. 

Keenam negara tersebut saat ini memiliki talenta muda berbakat. Salah satu negara yang bakal jadi ancaman untuk Garuda Muda tentu saja musuh bebuyutan, sang juara bertahan Piala AFF U-19 2015, Thailand. 

Thailand U-19 saat ini dilatih oleh mantan skuat timnas Thailand era 80-an dan awal 90-an, Chalermwoot Sa-ngapol. Sa-ngapol yang merupakan mantan gelandang ini memiliki talenta muda yang membuat Thailand tetap berkuasa di Asia Tenggara. 

Gantikan Anurak Srikerd yang sukses bawa Thailand raih gelar juara di Piala AFF U-19 2015 lalu, Sa-ngapol diprediksi akan tetap mengandalkan sejumlah muka-muka lama seperti mantan top skor tahun lalu, Worachit Kanitsribampen. 

Gelandang menyerang ini masih berstatus sebagai kapten tim. Ia akan ditopang oleh Suksan Mungpao yang cetak 4 gol di Piala AFF U-19 2015, penyerang Supachai Jaided yang cetak 3 gol, pemilik no 10 Thailand U-19, Sansern Limwattana. 

Thailand terbilang salah satu negara yang memiliki kekuataan merata di Piala AFF U-19 2016, tidak hanya tajam di sektor depan, untuk sektor belakang, Thailand dihuni sejumlah pemain jepolan. 

Di sektor penjaga gawang misalnya, Thailand akan diisi oleh kiper mudanya yang bermain di liga Jerman bersama Fortuna Dusseldorf, Sumethee Khokpho. Kerangka winning team 2015 di lini belakang juga dipertahankan oleh Sa-ngapol, seperti bek Meechok Marhasaranukun, Arthit Kansangwet serta Srayut Sompim. 

267