3 Hal di Balik Aktifnya Juventus pada Bursa Transfer

Selasa, 26 Juli 2016 14:24 WIB
Editor: Rizky Pratama Putra
 Copyright:
Mengembalikan Filosofi Juara

Musim panas 2010 menjadi awal kiprah bagi Andrea Agnelli bersama Juventus. Kiprah pria berusia 41 tahun ini berhasil menjadi pokok utama kejayaan selama 5 tahun terakhir.

Agnelli menggantikan posisi Johan Elkann sebagai Presiden Juventus. Elkann yang merupakan sepupu dari Agnelli gagal membawa Juventus berprestasi selama periode 2009-201.

Kehadiran Andrea menjadi awal dari mengembalikan trah juara keluarga Agnelli di Juventus. Dalam catatan sejarah klub, trah Agnelli merupakan generasi yang mampu menjaga filosofi juara.

Andrea juga cucu dari Umberto Agnelli, salah satu Presiden legendaris Juventus. Hanya butuh setahun bagi Andrea untuk memimpin Juventus ke jalur juara.

Langkah pertama Andrea adalah mengangkat Antonio Conte di musim 2011. Andrea yakin bahwa harus ada sosok yang mengenal filosofi juara di Juventus untuk membawa kebangkitan Juventus.


Antonio Conte langsung dipercaya menjadi pelatih Juventus oleh Andrea Agnelli di tahun 2011.

Kemudian Andrea juga mengganti Direktur Olahraga Juventus dari Alessio Secco dengan Giuseppe Marotta. Langkah ini terbukti tepat dengan strategi jitu Marotta di setiap aktivitas transfer Juve.

Andrea juga tidak segan menemani Juventus dalam beberapa pertandingan penting. Seluruh fokus dan tenaganya diluangkan khusus untuk Juventus.

Hal ini memacu Juventus untuk memiliki ambisi semestinya, kembali ke jalur juara. Andrea berhasil merombak seluruh pola pikir manajemen dan staff Juventus yang sempat ambruk usia skandal Calciopoli.

DNA juara keluarga Agnelli mampu disuntikan kembali dalam tubuh Juventus. Ambisi demi ambisi baru membuat Juventus terus lapar akan prestasi.

Andrea juga mempu membuat skuat Juventus tampil semakin solid. Hal inilah yang kemudian menjadi dasar bagi Juventus untuk aktif dalam beberapa jendela transfer. 

336