Stanley Matthews: Peraih Ballon d'Or Pertama yang Cinta Sang Ibu dengan Sejuta Perjuangan
Stanley Matthews lahir di Kota Hanley, Stoke-on-Trent, Staffordshire, Inggris pada tanggal 1 Februari 1915. Nama ayahnya adalah Jack Matthews, dan sang ibu bernama Elizabeth.
Sang ayah merupakan tukang cukur yang merupakan atlet tinju. Sementara sang ibunda hanya menjadi sosok perempuan rumah tangga.
Tak hanya itu, kisah yang tertulis lainnya dari Stanley Matthews adalah soal dirinya pertama kali tahu dengan olahraga sepakbola. Ia pertama kali tahu soal olahraga sepakbola pada umur 5 tahun.
"Saya dulu mendapatkan bola kecil dari orang tua. Itu bola pertama saya. Saya selalu membawanya sambil menemani ibu belanja. Tapi, saya lebih sering bermain bola pada malam hari di bawah tiang lampu jalanan depan rumah. Saya sangat menikmatinya ketika itu," kata Stanley Matthews dikutip dari BBC.

Stanley Matthews (kiri) ketika masih aktif bermain.
Stanley Matthews mulai menyukai olahraga sepakbola. Namun, ia tetap berdedikasi untuk membantu ibunya dalam membereskan segala urusan rumah. Maklum, Stanley Matthews sangat mencintai sang ibu.
Beranjak dewasa, Stanley Matthews justru berkiprah sebagai aktifis Hak Asasi Manusia (HAM). Ia kerap hadir dalam misi kemanusiaan HAM di Irlandia pada zaman Perang Dunia II (1920-an akhir).
Meski begitu, Stanley Matthews akhirnya memilih untuk melanjutkan karier sepakbolanya, guna bergabung dengan akademi Stoke City pada tahun 1930. Stanley Matthews langsung menjelma naik level ke tim senior pada tahun 1932.