Mulai musim depan Semen Padang harus bersaing di kasta kedua kompetisi sepakbola Indonesia (Liga 2). Hal itu didapat usai Semen Padang hanya mampu bertengger di posisi 16 klasemen dengan raihan 35 poin.
Jelang bergulirnya Liga 2 2018, sejumlah pemain klub yang berjuluk Kabau Sirah itu memilih hengkang ke beberapa tim rival. Bahkan adapula yang memilih bertahan dan berjuang untuk membawa Semen Padang kembali ke Liga 1 musim depan.
Pelatih kepala Semen Padang, Syafrianto Rusli (kanan).Terkait hal tersebut, menurut pelatih Semen Padang Syafrianto Rusli sangat menyayangkan pemain yang memilih hengkang dan pihaknya tidak boleh hanya meratapi hal tersebut terlalu lama.
Selain itu ada tiga hal yang disampaikannya terhadap para pemain yang hengkang. Tiga hal tersebut berkaitan dengan regulasi, loyalitas pemain, dan mencari pemain berlabel Liga 1 Indonesia.
Pemain Semen Padang berlatih di Lamongan.“Kami tidak boleh larut dalam hal itu, karena bagaimana pun ada berapa hal yang kami sadari. Pertama masalah regulasi kita kumpulkan semua juga buat apa, yang main cuma lima orang," jelas Syafrianto.
"Yang kedua kami bisa melihat siapa yang punya loyalitas yang tinggi di Semen Padang. Nyatanya ada, yang ketiga kami juga mencari pemain yang level Liga 1 tapi dia tidak mau,” sambungnya seperti dinukil laman Top Skor.
Menindaklanjuti beberapa pemain yang hengkang, Semen Padang saat ini tengah melakukan seleksi ke beberapa pemain muda baru untuk memperkuat timnya mengarungi panjangnya Liga 2 dan Piala Indonesia 2018.