INDOSPORT.COM – Kecintaan Maurizio Sarri terhadap rokok, telah membuat seseorang penasaran tentang berapa banyak yang dikonsumsi manajer Chelsea itu sejak kekalahan terakhir kali di pertandingan liga.
Sarri, bisa dibilang, telah menghabiskan seperempat usia hidupnya dengan menghisap rokok di mulutnya.
Kembali ketika pria asal Italia itu masih menukangi klub Serie A Italia, sebelum akhirnya mengambil alih Stamfrod Bridge pada musim panas, seseorang melakukan perhitungan menarik, sebagaimana dilansir Talk Sport
Apabila sebungkus rokok berharga 11,50 poundsterling (Rp223 ribu), orang Neapolitan itu menghisap rokok seharga 46,00 poundsterling (Rp895 ribu) dari gajinya setiap hari, sehingga secara keseluruhan sekitar 1.400 poundsterling (Rp27 juta) ia habiskan setiap bulan untuk rokok.
Dan perhitungan yang lebih tampak tidak sehat lagi, terakhir kali Sarri mengalami kekalahan liga, lebih dari 150 hari lalu, itu artinya ia telah menghabiskan 12.000 rokok. Cukup mengejutkan.
Perhitungan ini juga memperkirakan bahwa apabila sang manajer terjaga selama 16 jam sehari, maka pria berusia 59 tahun itu akan merokok setiap 12 menit sekali.
Seluruh orang di dunia tahu bahwa Sarri selalu merokok ketika timnya bertanding, membuat sejumlah klub memperlakukannya berbeda karena kebiasaannya itu.
Ketika menangani Napoli, Sarri telah dibuatkan ruangan merokok untuknya sendiri. Bahkan RB Leipzig rela membuat area khusus merokok untuk Sarri di ruang ganti menjelang pertandingan Liga Europa kedua kubu pada bulan Februari lalu.
Belum diketahui apakah perhitungan tersebut termasuk ketika Sarri menukangi The Blues, pasalnya di awal musim, Sarri sempat bersumpah akan berhenti merokok meskipun sesekali sempat tertangkap memegang batang rokok di tangannya selama pertandingan berlangsung.
Terus Ikuti Berita Sepak Bola Liga Inggris Lainnya Hanya di INDOSPORT