Bola Internasional

Media Vietnam Soroti Hastag Boikot Bima Sakti

Minggu, 18 November 2018 10:38 WIB
Editor: Yohanes Ishak
© Herry Ibrahim/Indosport.com
Pelatih Timnas Indonesia Bima Sakti. Copyright: © Herry Ibrahim/Indosport.com
Pelatih Timnas Indonesia Bima Sakti.

INDOSPORT.COM – Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan tuan rumah, Thailand, dengan skor 4-2 dalam ajang Piala AFF 2018 yang diselenggarakan di Stadion Rajamangala, Thailand, pada Sabtu (17/11/18). Kekalahan ini membuat peluang timnas menuju babak selanjutnya semakin kecil.

Ternyata kekalahan ini membuat beberapa pendukung timnas kecewa dan meluapkan amarah mereka dengan menyerukan sebuah protes bernada boikot di sosial media dengan hashtag #BimaOut dan #EdyOut.

Protes ini dilayangkan kepada dua tokoh paling berpengaruh dalam sepak bola Indonesia, Bima Sakti (pelatih tim nasional Indonesia) dan Edy Rahmayadi (Ketua Umum PSSI) karena gagal membawa timnas berprestasi dikancah Asia Tenggara.

Protes melalui media sosial ini mendapat perhatian dari berita olahraga di media Vietnam, Bongda. Bongda menyoroti bagaimana kritik pendukung timnas mengenai kinierja Edy rahmayadi yang kini merangkap jabatan sebagai Gubernur Sumatera Utara dan kinerja Bima Sakti yang salah dalam menentukan pemain.

Diawal Piala AFF 2018, timnas Indonesia telah membuat pendukungnya kecewa setelah tumbang ditangan Singapura. Banyak pihak mengkritik mengenai performa buruk timnas Indonesia ditangan bima Sakti.

Jika dibandingkan saat bersama Luis Milla, timnas Indonesia memiliki performa yang cukup gemilang. Terbukti dari beberapa prestasi yang berhasil ditempuh di berbagai ajang seperti Asian Games 2018 lalu.

Selain melayangkan kritik kepada Bima Sakti, pendukung timnas Indonesia juga melayangkan kritik keras kepada Edy Rahmayadi selaku Ketua Umum PSSi yang kini merangkap jabatan. Edy dianggap tidak kompeten untuk meduduki jabatan Ketua Umum PSSI.

Saat Ini Indonesia harus puas diposisi keempat klasemen grup B AFF 2018 dengan tiga poin setelah menelan dua kekalahan dan hanya sekali merasakan kemenangan. Dengan hasil ini peluang Indonesia untuk lolos kebabak selanjutnya sangat kecil.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Pelatih Timnas Indonesia, Bima Sakti Tukiman memberikan alibi usai kalah lawan dari tuan rumah Thailand dengan skor 2-4 di Piala AFF 2018. Bima Sakti menilai kalau Hansamu Yama Pranata dan kolega bermain dengan konsentrasi yang bagus di babak pertama. Bahkan sampai menit ke-30 usai Zulfiandi mencetak gol tetap konsisten. "Kemudian setelah di menit-menit di akhir babak pertama kami kebobolan lagi menjadi 2-1. Dua gol itu yang membuat mental kami semakin down (turun)," kata Bima Sakti kepada awak media olahraga di Bangkok. Dirinya juga mengaku kalau sudah memberikan suntikan motivasi kepada anak asuhnya saat jeda turun minum. Karena Timnas Indonesia masih punya 45 menit lagi untuk membalikan keadaan. "Ternyata kami kebobolan lagi dan membuat mental kami semakin turun. Kami sempat bangkit di menit-menit akhir pada babak kedua. Tetapi sudah terlambat," tutur Bima Sakti. Saat di tanya peluang lolos, Coach Bima pun menjawab di GBK nanti Skuat Garuda akan bermain nothing to lose. #BimaSakti #TimnasDay #TimnasIndonesia #AFF2018 #indosport

A post shared by INDOSPORT.com (@indosportdotcom) on

Ikuti terus berita Piala AFF 2018 di INDOSPORT.COM

Penulis: Daniel Ramos Putra

1