INDOSPORT.COM – Legenda AC Milan, Zlatan Ibrahimovic, telah merilis skuat yang menjadi impiannya, dan tentu saja, line-up tersebut dipenuhi oleh pemain bintang top sepak bola dunia.
Ibrahimovic telah menikmati karier profesionalnya yang gemerlap di Premier League, La Liga Spanyol, Seri A Italia, Ligue 1, dan kini MLS bersama klub LA Galaxy.
Tentu saja ia memiliki segudang pengalaman dan memenangkan banyak trofi. Meski demikian, pemain berusia 37 tahun itu diam-diam mempunyai skuat yang dimimpikannya.
Legenda asal Swedia itu bergabung dalam lini depan yang sangat tajam bersama pemain hebat, Lionel Messi dan Ronaldinho yang merupakan mantan rekan satu timnya. Sedangkan di lini tengah diisi oleh Patrick Viera, Xavi Hernandez, dan Pavel Nedved.
Ibrahimovic adalah rekan tim dengan Viera di Juventus dan Inter Milan setelah pemain asal Prancis itu meninggalkan Arsenal untuk Bianconeri pada 2005, dan setim dengan Xavi dan Nedved di Barcelona dan Nyonya Tua.
Lillian Thuram, Thiago Silva, Alessandro Nesta, dan Maxwell membentuk pertahanan yang kuat dengan Gianluigi Buffon. Julio Cesar, Andres Iniesta, Fabio Cannavaro, Gennaro Gattuso, dan Clarence Seedorf juga turut dalam skuat brilian tersebut sebagai pemain cadangan.
Dilansir dari Sport Bible, skuat impiannya tersebut ia bagikan ke publik melalui sebuah postingan foto diakun instagramnya, disertai dengan kalimat keterangan:
"Dalam I Am Football (buku Biografi Ibra) saya menghadirkan tim impian saya. Saya juga memasukkan 50 halaman dengan statistik lengkap dan fakta menyenangkan dari karier saya, seperti berapa banyak gol yang telah saya lakukan dengan kaki kanan saya dan berapa menit saya bermain dengan Inter,”
Tentu saja tak disebutkan nama Cristiano Ronaldo dalam skuat impiannya karena ia tidak pernah satu tim dengan pemain asal Portugal tersebut.
Namun tentunya ada yang menarik dalam pilihan pemain yang dituliskan oleh Zlatan Ibrahimovic, yaitu pemilihan nama Lionel Messi. Pastinya para pencinta sepak bola tahu, jika Ibra sempat merasa kesal ketika dirinya bermain untuk Barcelona lalu diminta oleh pelatihnya kala itu, Pep Guardiola agar lebih sering memberikan bola kepada Messi.
Zlaran Ibrahimovic (kiri) saat masih bekerja sama dengan Lionel Messi di Barcelona.Ibra yang merasa tidak dianggap spesial pun tak menuruti permintaan pelatih yang kini melatih Manchester CIty tersebut, sehingga memunculkan perselisihan diantara keduanya yang pada akhirnya membuat Ibra dilepas ke AC Milan di tahun 2010.
Lalu mengapa pemain yang sempat perkuat Manchester United itu tetap mencantumkan nama Messi? Artinya, Ibra memang mengakui kehebatan Messi, sementara dirinya lebih merasa tidak senang dengan keputusan dari Pep.
Ikuti Terus Berita Sepak Bola dan Berita Olahraga Lainnya Hanya di INDOSPORT.COM