INDOSPORT.COM – Gelandang legendaris Barcelona, Xavi Hernandez, mengklaim bahwa klub raksasa La Liga Spanyol, Real Madrid, adalah tim yang buruk. Xavi menilai Real Madrid sebagai tim yang terlalu individual.
Mantan pemain Timnas Spanyol yang saat ini bermain untuk Al Sadd, juga mengomentari pemecatan Julen Lopetegui di Santiago Bernabeu. Xavi menyebut El Real tidak memberikan waktu yang cukup untuk Lopetegui.
"Mereka (Real Madrid) bermain dengan cara yang berbeda, tetapi mereka telah memenangkan tiga gelar Liga Champions dalam tiga tahun terakhir. Ketika mereka kehilangan bola, tidak semua di dalam tim memiliki tanggung jawab besar, mereka lebih melihat bakat individu tanpa sikap kolektif seperti itu,” kata Xavi.
"Playing well means having the ball."
— MARCA in English (@MARCAinENGLISH) December 21, 2018
We sat down with @FCBarcelona legend Xavi...
For an interview not to be missed.
As he opened up on philosophy, Messi, #RealMadrid and the next big things.
INTERVIEW 👇
🗣 https://t.co/C0UAmxgVVE pic.twitter.com/KwWvNhR0kj
"Itu adalah permainan, tapi ini lebih seperti 'kamu menyerang, dan aku menyerangmu'. Biasanya, mereka menang karena kualitas mereka. Saya pikir Lopetegui ingin memberikan banyak keterampilan kepada Real Madrid, yang belum pernah mereka lakukan dalam 15 atau 20 tahun,”
“Dia sangat metodis, timnya bekerja keras, memberi tekanan dan Real Madrid tidak beradaptasi. Mereka tidak memberinya waktu. Sungguh memalukan ketika seorang pelatih dipecat, dia tidak punya waktu, seperti yang lain,”
“Pelatih Huesca (Leo Franco), misalnya. Mereka baru saja promosi dan dia dipecat pada Oktober! Dalam kursus pelatihan mereka memberi tahu Anda: "Nama Anda Xavi, tetapi, jika Anda kalah, Anda akan menganggur dalam 0,1 detik’,” kata Xavi kepada laman Marca.
Saat ini Real Madrid berada di peringkat enam dengan 29 poin, terpaut 8 poin dari Barcelona yang menduduki puncak klasemen La Liga Spanyol.
Terus Ikuti Berita Sepak Bola Liga Spanyol Lainnya Hanya di INDOSPORT