Liga Indonesia

Bonek Putuskan Angkat Kaki Usai Acara Meet The President

Senin, 7 Januari 2019 06:27 WIB
Editor: Abdurrahman Ranala
 Copyright:

INDOSPORT.COM - Perwakilan Bonek dari sejumlah tribun pada Minggu (06/01/19) tadi diundang oleh manajemen Persebaya Surabaya di Nur Pacific Restoran, Surabaya. Acara ini digelar oleh manajemen sebagai respon atas sikap Bonek yang menilai proses transfer pemain Persebaya terkesan tertutup.

Namun secara mengejutkan perwakilan Bonek itu memutuskan untuk Walk Out (WO) usai acara. Bahkan mereka menolak jamuan makan siang yang sudah disediakan oleh manajemen Persebaya dan memilih untuk melanjutkan pertemuan dengan sesama perwakilan Bonek di Warkop Pitulikur, Jalan Bagong Tambangan.

Menurut mereka acara dialog Meet The President tadi siang tidak menjawab sama sekali permintaan mereka yang tertuang pada kesepakatan Bagong. 

"Kami sebagai perwakilan suporter mewakili masing-masing tribun merasa tidak puas dengan pertemuan tadi," ujar koordinator Green Nord, Husin Ghozali.

Lanjut Bonek yang akrab disapa Cak Cong ini, pada pertemuan tadi manajemen Persebaya Surabaya terkesan angkuh ketika menjabarkan dan memberikan jawaban kepada Bonek. Salah satu contoh menurut Bonek keangkuhan manajemen dengan memotong pertanyaan yang diajukan.

Beberapa kali pertanyaan yang dilontarkan oleh Bonek seputar bursa transfer tidak dijawab secara gamblang oleh manajemen. Bahkan, manajemen Persebaya juga meminta Bonek untuk membahas masa depan, bukan kembali ke masa lampau. 

"Itukan tidak sopan memotong pembicaraan," imbuh Cak Cong.

Alhasil dengan kejadian seperti ini, perwakilan Bonek dari masing-masing tribun itu memutuskan untuk memutus komunikasi dengan manajemen.

“Saya melihat manajemen memperlihatkan diskusi satu arah dengan tidak mau menjawab pertanyaan Bonek sebagian besar, alasannya karena ada awak media. Padahal, kami minta dalam Kesepakatan Bagong ini terbuka untuk media. Berarti ini ada yang ditutupi,” beber Cak Cong. 

"Kami tetap mendukung Persebaya, tapi dengan cara kita sendiri. Jadi tolong manajemen (Persebaya) jangan mengganggu suporter. Biarkan mereka mau melakukan apa saja, saling menghormati saja," lanjut Cak Cong.

Adapun kesepakatan Bagong yang tidak menemukan titik temu menurut Bonek adalah sebagai berikut:

1. Mendorong pihak management Persebaya, untuk melakukan transparansi selama bursa transfer kepada seluruh element suporter Persebaya.

2. Mengimbau Presiden Klub Azrul Ananda, untuk lebih cermat menempat tugaskan seorang individu yang berpengalaman terkait manajerial sepakbola tanah air.

3. Dalam tiga hari ke depan (3×24 jam) mendesak management Persebaya, untuk segera dilakukannya hearing bersama bonek yang diwakilkan masing-masing tribun.

4. Hearing sifatnya terbuka untuk media massa.

5. Setelah 3×24 jam dari kesepakatan ini dirilis, dan tidak ditemukannya itikad baik dari pihak management Persebaya. Maka kami atas nama Green Nord 27 Tribune, Tribun Timur, Tribun Kidul, dan Arek Gate 21 akan melumpuhkan jaringan komunikasi dengan pihak management terkait kordinasi apapun yang menyangkut hajat hidup suporter Persebaya.

6. Dan apabila, jika sampai batas waktu tersebut, tidak ada tindakan nyata dari pihak management terkait poin-poin tuntutan di atas. Kami akan menggelar aksi bersama.

Sementara itu manajemen Persebaya Surabaya melalui manajer Candra Wahyudi tidak mengetahui jika Bonek memutuskan untuk WO. "Kami tidak tahu," kata Candra Wahyudi dihadapan awak media.

Ikuti Terus Berita Liga 1 dan Sepak Bola Lainnya Hanya di INDOSPORT.COM