Liga Indonesia

Direnovasi, Stadion Persipura Ditutup untuk Umum Per Maret 2019

Selasa, 19 Februari 2019 15:40 WIB
Penulis: Sudjarwo | Editor: Indra Citra Sena
© Istimewa
Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Provinsi Papua, Daud Ngabalin. Copyright: © Istimewa
Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Provinsi Papua, Daud Ngabalin.

INDOSPORT.COM - Stadion Mandala di Jayapura bakal ditutup per Maret 2019. Alasannya tidak lain untuk menjalani tahap renovasi menyambut pesta olahraga terbesar di Indonesia, Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020, mendatang.

Karena faktor tersebut, stadion yang menjadi markas klub sepak bola asal Papua, Persipura Jayapura, itu bakal ditutup sementara waktu.

Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Provinsi Papua, Daud Ngabalin, mengungkapkan mulai awal Maret, tepatnya pasca-kegiatan Polda Papua 6 Maret mendatang, stadion Mandala akan ditutup untuk umum.

“Nantinya bukan cuma Persipura, tapi seluruh aktivitas, bahkan untuk TC seluruh cabang olahraga, juga dipastikan pindah. Merek harus mencari tempat lain karena stadion akan direhab tahun ini,” ungkap Daud kepada awak media olahraga di Jayapura, Selasa (19/2/19).

Sebelumnya, Ketua Umum Persipura, Benhur Tommy Mano, telah mengungkapkan bahwa pihaknya tengah mencari stadion alternatif sebagai kandang sementara menjelang kompetisi Liga 1 2019.

Jika memenuhi syarat yang ditetapkan operator liga, manajemen Persipura akan memilih Stadion Barnabas Youwe (SBY) di Kabupaten Jayapura. Stadion itu biasanya digunakan olehklub Liga 3, Persidafon Dafonsoro.

"Kami tengah mencari stadion yang bisa dipakai. Intinya Persipura enggan bermain di luar Papua. Sementara ini kami berkoordinasi terkait penggunaan SBY di Sentani. Semoga saja bisa kami gunakan untuk musim ini,” pungkasnya.

Ikuti Terus Perkembangan Sepak bola Indonesia dan Olahraga Lainnya Hanya di INDOSPORT

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%