Liga Indonesia

Ada 'Sakit' yang Dirasakan Persebaya Menuju Semifinal Piala Presiden 2019

Senin, 1 April 2019 14:45 WIB
Editor:
© Fitra Herdian/Indosport.com
Skuat Persebaya Surabaya di Piala Presiden 2019. Copyright: © Fitra Herdian/Indosport.com
Skuat Persebaya Surabaya di Piala Presiden 2019.

INDOSPORT.COM - Persebaya Surabaya berhasil melaju ke babak semifinal turnamen sepak bola Piala Presiden 2019 setelah mengandaskan perlawanan Tira Persikabo dengan skor 3-1 di Gelora Bung Tomo, Surabaya (29/03/2019) lalu.

Tiga gol dari klub berjuluk Bajul Ijo tersebut dicetak oleh tendangan salto Manucheckhr Dzalilov, penalti Damian Lizio, dan Amido Balde. Sementara itu, Tira Persikabo hanya mampu memperkecil ketinggalan melalui gol Osas Saha yang memanfaatkan tendangan sudut Wawan Febrianto.

Pada partai semifinal, Persebaya Surabaya akan menghadapi sesama klubsepak bola asal Jawa Timur, Madura United. Madura United mengalahkan Persela Lamongan di partai perempatfinal dengan skor 2-1.

Namun, menjelang babak semifinal, klub asuhan Djajang Nurdjaman ini terancam ‘sakit’ akibat hukuman denda karena suporternya sendiri saat laga penyisihan grup Piala Presiden 2019.

Dilansir dari situs resmi Persebaya, pada babak penyisihan grup di Bandung, Persebaya dikenakan denda Rp30 juta akibat insiden pelemparan botol di laga melawan Badak Lampung FC. Denda itu kemudian bertambah menjadi Rp75 juta saat menghadapi Persib Bandung.

Kondisi itu pun membuat Persebaya Surabaya terpaksa harus merelakan Rp105 juta dari total pendapatannya untuk membayar denda atas aksi yang dilakukan sejumlah oknum pendukungnya sendiri.

Namun, Persebaya tidak melulu merasakan kerugian dari suporternya. Bahkan nama mereka sempat viral setelah laga Persebaya Surabaya vs Tira Persikabo di perempatfinal Piala Presiden 2019.

Saat itu Bonek menampilkan aksi satu orang melempar satu boneka ke arah lapangan Stadion Gelora Bung Tomo yang terinspirasi dari suporter Real Betis. Total 20 ribu boneka terkumpul untuk disumbangkan ke anak-anak penderita kanker di Jawa Timur.

Aksi tersebut mendapatkan pujian dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, hingga organisasi dunia seperti UNICEF. Para netizen di media sosial pun turut menyumbang komentar positif atas aksi tersebut.

Penulis: Fuad Noor Rahardyan.

Ikuti PerkembanganSepak Bola Indonesia Lainnya di INDOSPORT.COM.