INDOSPORT.COM - Pada laga ketiganya di Piala AFC 2019, Persija Jakarta harus terbang jauh ke Bacolod, kota asal klub Filipina Ceres-Negros, Rabu (03/04/19).
Buat skuat Persija Jakarta, perjalanan ke Bacolod bukan hal yang mudah untuk dijalani. Bagaimana tidak, meski masih di wilayah Asia Tenggara, Ismed Sofyan harus menempuh penerbangan hingga 12 jam. Itupun belum termasuk transit yang harus mereka lakukan di Singapura.
Namun rasanya perjalanan panjang tersebut bisa terobati setibannya di Bacolod. Karena sebagai sebuah kota, Bacolod dikenal luas sebagai daerah yang ramah untuk pendatang.
Kota Bacolod tempat laga Ceres FC melawan Persija Jakarta di FilipinaTerbukti dari jumlah penduduknya yang mencapai 561 ribu dalam data sensus tahun 2015. Angka tersebut membuat Bacolod sebagai kota dengan penduduk terbanyak kedua di Filipina, tepat di bawah kota Cebu yang berpenduduk lebih dari 900 ribu.
Keramahan kota Balcolod juga tercermin dari julukannya sebagai kota senyum atau 'The City of Smiles'. Saking terkenalnya dengan sebutan itu, bahkan ketika kita mencari di situs pencarian google dengan kata 'The City of Smiles', maka nama Bacolod akan langsung banyak muncul di halaman pertama.
Julukan kota senyum itu sendiri disandang oleh Bacolod, berkaitan dengan adanya festival MassKara yang rutin digelar pada minggu ke empat bulan Oktober setiap tahunnya di wilayah yang menjadi bagian pulau Negros itu.
Penari bertopeng di Festival Masskara FilipinaDalam festival MassKara yang digelar sepanjang jalan kota Bacolod, akan ditemukan sejumlah penari yang mengenakan topeng, dengan bentuk wajah yang menunjukan mimik senyum. Dari situlah julukan kota senyum mulai melekat pada Bacolod, seiring dengan masyurnya festival MassKara di dunia internasional.
Terus Ikuti Berita Sepak Bola Piala AFC 2019 Lainnya Hanya di INDOSPORT