Bursa Transfer

Terungkap! Ini Alasan Utama Liverpool Enggan Lepas Teman Marko Simic ke AC Milan

Senin, 15 Juli 2019 16:16 WIB
Penulis: Edo Bramantio | Editor: Theresia Ruth Simanjuntak
© Simon Stacpoole/Offside/Getty Images
Jurgen Klopp, pelatih Liverpool, memberi alasan kenapa mereka enggan melepas Dejan Lovren yang juga merupakan rekan dari Marko Simic ke AC Milan. Copyright: © Simon Stacpoole/Offside/Getty Images
Jurgen Klopp, pelatih Liverpool, memberi alasan kenapa mereka enggan melepas Dejan Lovren yang juga merupakan rekan dari Marko Simic ke AC Milan.

INDOSPORT.COM - Jurgen Klopp, pelatih Liverpool, memberikan alasan kenapa mereka enggan melepas Dejan Lovren yang juga merupakan rekan dari Marko Simic (pemain Persija Jakarta) ke AC Milan.

Sebelumnya, klub raksasa Serie A Italia itu memang memprioritaskan Lovren untuk mereka datangkan ke San Siro pada bursa transfer musim panas 2019. Akan tetapi, pemain belakang asal Kroasia itu memiliki harga yang cukup tinggi bagi kantong Milan, yaitu 25 juta poundsterling atau sekitar Rp437 miliar.

Dengan situasi ini, Milan akhirnya merasa sangat kesulitan untuk mendapatkannya dan mencoba untuk mencari pemain-pemain lain yang bisa menjadi alternatif rekan Marko Simic itu.

Liverpool sendiri memang tidak bersedia untuk melepaskan pemain mereka itu jika tawaran yang datang di bawah 25 juta pounds. Hal itu dikarenakan Lovren telah memberikan kontribusi yang sangat besar di dalam tim asuhan Jurgen Klopp.

Dilansir dari laman portal berita olahraga Mirror, Klopp sangat ingin mempertahankan bek tengah berusia 30 tahun itu dikarenakan sang pemain memiliki jiwa kepemimpinan yang baik.

Klopp merasa, dengan adanya Lovren, lini belakang The Reds menjadi sangat disiplin. Hal tersebut tentu mempengaruhi penampilan seluruh tim sampai akhirnya mereka mampu tampil cemerlang di musim lalu, khususnya pada Liga Primer Inggris 2018/19 dan Liga Champions 2018/19.

Bersama Liverpool sejak 2014 yang lalu, Dejan Lovren telah berjasa membawa klub yang bertempat di Anfield tersebut untuk meraih posisi runner-up Liga Europa 2015/16, runner-up Liga Champions 2017/18, dan juara Liga Champions 2018/19.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
100%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%