INDOSPORT.COM - Kondisi kurang ideal dialami Barito Putera kala dijamu PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (27/07/19). Tim Laskar Antasari tak diperkuat tiga pemain pilar.
Mereka duo bek Dandi Maulana dan Rony Beroperay, serta striker Rafael Silva. Ketiganya absen dengan alasan yang "kompak", akumulasi kartu kuning.
Kondisi itu cukup merugikan bagi tim tamu. Rafael adalah top scorer Barito Putera dengan enam gol. Sementara Dandi dan Rony merupakan tembok kokoh di lini belakang.
Meski demikian, pelatih Yunan Helmi bersikap tenang dengan kondisi itu. Dirinya percaya pemain lainnya dapat menjalankan peran ketiga pemain yang absen.
"Banyak opsi di lini depan, tidak hanya Rafael. Ada Syamsul Arif, Prisca Womsiwor, Rizki Pora, dan pemain lain yang memiliki naluri menyerang bagus. Kita tidak hanya fokus satu orang, tapi banyak yang bisa jadi pilihan," tegas Yunan kepada awak media, Jumat (26/07/19).
Mantan asisten pelatih Timnas Indonesia U-23 itu juga mengesampingkan catatan pertemuan kedua tim yang lebih berpihak pada tim tuan rumah. Saat pertemuan babak 32 besar Piala Indonesia, Barito Putera disingkirkan PSS.
"Pastinya semua tim berbenah, mengevaluasi kekurangan di tiap pertandingan, jadi catatan pertemuan tidak bisa jadi jaminan. Mungkin kemarin menang, mungkin kalah, jadi hasilnya tidak selalu sama. Mana tim yang siap dan tampil maksimal, itu yang akan dapat hasil terbaik," ujar dia.
"Pastinya Barito Putera berbenah setelah kemarin di laga kandang seri, beberapa pemain akan kami rotasi karena ada yang absen juga. Mudah-mudahan ini mendapat hasil bagus lawan PSS Sleman," kata Yunan.