INDOSPORT.COM - Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiyantoro, mengkaui timnya kecolongan saat kalah di markas Persib, Jumat (30/08/19).
PSS Sleman gagal membawa poin dalam lawatan ke markas Persib Bandung. Tim Super Elang Jawa tumbang 0-1 lewat gol Erwin Ramdhani yang tercipta jelang bubaran di Stadion Si Jalak Harupat.
Pelatih Seto Nurdiyantoro cukup puas dengan penampilan anak asuhnya. Hanya saja, dirinya mengakui kecolongan gol menit akhir pasukan Maung Bandung.
"Secara keseluruhan saya puas dengan penampilan anak-anak, mereka main ngotot, tidak mau kalah. Tapi kami kecolongan di menit akhir," kata Seto dalam jumpa pers kepada awak media usai pertandingan.
"Selamat untuk Persib memenangkan pertandingan malam ini. Sebenarnya laga ini cukup bagus, tensi pertandingan tinggi, terutama di babak pertama," tambah dia.
Pelatih berusia 45 tahun itu tak menampik PSS Sleman terbawa arus permainan cepat tuan rumah. Padahal dirinya sudah mewanti-wanti untuk mencoba bermain sabar di babak pertama.
"Sebenarnya kami ingin pemain bisa mengendalikan tempo di babak pertama. Tapi pemain kami malah ikut tempo Persib, jadi malah ikut main cepat," tegasnya.
Seto juga mengakui stamina pemainnya menurun di pertengahan babak kedua. Hal itu terlihat dari banyaknya pelanggaran di area pertahanan yang akhirnya membuahkan gol Persib.
"Salah satunya itu (stamina), karena babak pertama tempo sangat tinggi. Jadi pada babak kedua kami ada sedikit pengenduran stamina," ujarnya.
"Makanya banyak terjadi pelanggaran dan salah posisi. Itu jadi pembelajaran bagi kami terutama saat main tandang. Kami harus pintar mengatur tempo," ujar Seto Nurdiyantoro.