Bola Internasional

Tanpa Alasan Jelas, Kasus Suap Eks Presiden FIFA Sepp Blatter Resmi Ditutup

Sabtu, 11 April 2020 23:15 WIB
Editor: Indra Citra Sena
 Copyright:

INDOSPORT.COM - Salah satu kasus suap yang menjerat mantan Presiden FIFA, Sepp Blatter, akan dihentikan penyidikannya oleh Jaksa federal Swiss.

Kabar baik datang untuk mantan Presiden FIFA, Sepp Blatter. Kasus suap yang sempat dituduhkan kepadanya akan dihentikan proses penyelidikannya oleh Kantor Kejaksaan Agung Swiss atau The Office of the Attorney General (OAG).

Penghentian penyidikan itu terkait kasus suap penjualan hak siar Piala Dunia 2010 dan 2014 kepada Karibia Football Union (CFU) seharga 600.000 dolar AS atau dengan harga jauh di bawah nilai pasar saat itu.

"Kami Kantor Jaksa Agung Swiss mengkonfirmasi. Menganggap investigasi kriminal guna mencari fakta dan dugaan parsial mengenai hubungan kontrak dengan CFU, telah lengkap dan siap untuk disimpulkan. Dengan maksud untuk menghentikan proses (penyelidikan)", bunyi pernyataan OAG, dikutip dari RTE.IE.

Meski tanpa ada alasan yang jelas, penghentian penyelidikan secara langsung memastikan bahwa Sepp Blatter tak akan dituntut karena masalah penjualan hak siar TV untuk Piala Dunia 'murahan' itu.

Di sisi lain, meski satu kasusnya tersebut telah dihentikan, Sepp Blatter masih berpotensi menjadi terpidana di kasus lain, yakni suap yang dilakukan kepada Presiden UEFA saat itu, Michel Platini, pada Februari 2011, sebesar dua juta franc Swiss (1,89 juta euro).

Di luar kasus hukum yang masih menjeratnya itu, Blatter sendiri saat ini masih menjalani larangan enam tahun terlibat di kegiatan sepak bola oleh FIFA karena tuduhan pelanggaran etika bersama Michael Platini.