Liga Indonesia

Ini Alasan Pemain Loyal Persiraja Dijuluki Nakata

Sabtu, 18 April 2020 20:50 WIB
Penulis: Aldi Aulia Anwar | Editor: Arum Kusuma Dewi
© Media Persiraja
Pemain Persiraja Banda Aceh, Muklis Nakata. Copyright: © Media Persiraja
Pemain Persiraja Banda Aceh, Muklis Nakata.

INDOSPORT.COM - Tim promosi Liga 1 2020, Persiraja Banda Aceh, memiliki seorang pemain yang memiliki loyalitas tinggi dengan klubnya itu. Sebab sejak memulai karier profesionalnya sampai saat ini dirinya hanya pernah membela Persiraja. Pemain tersebut tak lain adalah Muklis Nakata.

Namun tahukah Anda bahwa nama Nakata dari sang pemain Persiraja tersebut berasal dari sang legenda sepak bola asal Jepang, Hidetoshi Nakata, yang pernah memperkuat sejumlah klub-klub Eropa, terutama di Italia.

Pemain berusia 31 tahun ini sedikit menceritakan asal muasal nama atau gelar Nakata tersebut tersemat atau melekat pada dirinya, yang tak jauh-jauh dari pemain legenda Jepang tersebut.

"Sebenarnya nama Nakata ini, bukan saya yang memberi gelar ini. Ketiga junior dulu dan kala itu dulu lagi seru-serunya di Serie A (Italia) 2000-an kalau gak salah," kata Muklis Nakata mengawali ceritanya, Sabtu (18/04/20).

"Jadi ketika saya main, sering dipanggil sama penonton. Wih itu ada Nakata, mirip Nakata. Besoknya lagi main masih dibilang Nakata. Jadi sampai sekarang Nakata itu melekat di nama saya," ungkapnya.

Lebih lanjut pemain berposisi sebagai gelandang ini mengaku ada dampak positif baginya atas julukan tersebut. Sebab dengan sebutan Nakata tersebut dirinya semakin dikenal oleh pencinta sepak bola, khususnya Aceh.

"Jadi kalau dipanggil Muklis saja banyak yang gak tau. Tapi kalau dipanggil Muklis Nakata, banyak yang tau. Karena itu lagi gelar itu diberi oleh penonton," imbuhnya.

Muklis Nakata juga sedikit menceritakan karier perjalanan sepak bolanya, dengan memulai menimba ilmu di SSB (Sekolah Sepak Bola) Aneuk Rincong, Banda Aceh.

"Awal di SSB Aneuk Rincong pada usia 10 tahun dan juga pernah perkuat Persiraja Junior usia 12 tahun. Di usia 18 saya perkuat PON Aceh 2007," katanya.

"Setelah itu (PON Aceh), saya ke PSAB Aceh Besar. Setelah dari PSAB, 2008 saya dipanggil Persiraja, sebagai pemain junior di masa itu dan Alhamdulillah sampai sekarang saya tetap di Persiraja," pungkasnya.