Liga Italia

Dikecewakan AC Milan, Giampaolo Siap 'Balas Dendam' di Klub Rival

Senin, 11 Mei 2020 09:33 WIB
Penulis: Edo Bramantio | Editor: Arum Kusuma Dewi
© Emilio Andreoli/Getty Images
Marco Giampaolo tampaknya siap balas dendam kepada raksasa Serie A Liga Italia, AC Milan, yang telah mendepaknya, dengan menjadi pelatih di klub rival. Copyright: © Emilio Andreoli/Getty Images
Marco Giampaolo tampaknya siap balas dendam kepada raksasa Serie A Liga Italia, AC Milan, yang telah mendepaknya, dengan menjadi pelatih di klub rival.

INDOSPORT.COM - Marco Giampaolo tampaknya siap balas dendam kepada raksasa sepak bola Serie A Liga Italia, AC Milan, yang telah mendepaknya tanpa memberikan kesempatan untuk berbenah.

AC Milan memang telah mendepak pelatih mereka, Marco Giampaolo, pada 8 Oktober 2019 yang lalu. Padahal, mereka mendatangkannya pada 1 Juli 2019. Milan memecat Giampaolo setelah hanya menjalani tujuh laga saja.

Usai Stefano Pioli menggantikan dirinya, Giampaolo masih menganggur sampai sekarang. Beberapa klub dari Italia dan Turki dikabarkan sudah memintanya untuk melatih mereka, tapi Giampaolo belum memberi jawaban.

Namun, seperti dilansir dari laman portal berita olahraga Football Italia, sosok berusia 52 tahun itu secara mengejutkan justru menjadi kandidat kuat untuk melatih klub medioker Serie A Liga Italia, Torino, di musim depan. Kabarnya, ia memang sudah setuju melatih Il Toro.

Hal ini seolah-olah menjadi bukti bahwa ia ingin membalas dengan terhadap AC Milan yang telah memecatnya tanpa memberi kesempatan lebih lama lagi untuk berbenah. Bahkan, adik dari Federico Giampaolo itu pernah memprotes keras keputusan Rossoneri tersebut.

Dengan setuju gabung Torino, sang pelatih seperti tidak takut untuk kembali menghadapi Milan di kancah domestik. Kondisi ini tentu membuat banyak pihak yakin bahwa ia ingin membuktikan dirinya kepada Milan bahwa ia bisa menjadi pelatih hebat.

Marco Giampaolo sendiri memang baru menjalani tujuh pertandingan bersama raksasa sepak bola Serie A Liga Italia tersebut. Namun, ia hanya mampu menang tiga kali dan sudah kalah empat kali dengan persentase kemenangan 42,86%.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
100%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%