Liga Indonesia

Respons CEO Bali United soal Liga 1 Tanpa Degradasi

Selasa, 30 Juni 2020 00:38 WIB
Penulis: Nofik Lukman Hakim | Editor: Rafif Rahedian
© Nofik Lukman Hakim/INDOSPORT
Chief Executive Officer (CEO) Bali United, Yabes Tanuri tak mempermasalahkan rencana Liga 1 2020 berjalan tanpa sistem degradasi. Foto: Nofik Lukman Hakim/INDOSPORT Copyright: © Nofik Lukman Hakim/INDOSPORT
Chief Executive Officer (CEO) Bali United, Yabes Tanuri tak mempermasalahkan rencana Liga 1 2020 berjalan tanpa sistem degradasi. Foto: Nofik Lukman Hakim/INDOSPORT

INDOSPORT.COM - Chief Executive Officer (CEO) Bali United, Yabes Tanuri tak mempermasalahkan rencana Liga 1 2020 berjalan tanpa sistem degradasi. Musim depan menjadi tantangan setiap klub ketika kontestan menjadi 20 tim.

Ada prokontra yang mengiringi rencana PSSI soal Liga 1 2020 tanpa degradasi. Di satu sisi, rencana ini dianggap wajar lantaran situasi ekonomi klub yang terdampak pandemi virus corona.

Sementara di sisi lain, ketiadaan sistem degradasi berpotensi membuat kualitas pertandingan menurun. Apalagi ketika nantinya tinggal beberapa klub saja yang bersaing memperebutkan gelar juara.

Yabes Tanuri mengatakan, dalam hal ini pihaknya memilih mengikuti keputusan yang nantinya ditetapkan PSSI.

"Menurut saya sah-sah saja jika tahun ini tanpa degradasi, karena memang situasi dunia lagi tidak bagus. Terpenting liga kita bisa jalan dan persiapan kompetisi untuk usia muda, terutama Piala Dunia U-20. Kita dukung bersama sebagai masyarakat Indonesia," ucapnya.

Bila tanpa degradasi, ditambah ada dua tim promosi dari Liga 2, otomatis jumlah peserta Liga 1 2021 menjadi 20 klub. Ini menjadi pengalaman baru, sekaligus tantangan untuk klub.

"Tahun depan jadi 20 tim. Tentu kompetisi akan panjang dan semakin banyak pertandingan. Hal ini bisa jadi baik juga untuk meningkatkan kualitas Liga 1 Indonesia," tutur Yabes Tanuri.

Sejauh ini Bali United belum menetapkan waktu latihan menuju kompetisi musim ini. Serdadu Tridatu pun masih menunggu tanggal pasti kapan kick off Liga 1 2020 dimulai.