Liga Italia

Kalahkan Juventus, Ini 3 Alasan Pioli Sebaiknya Harus Dipertahankan AC Milan Musim Depan

Rabu, 8 Juli 2020 16:11 WIB
Penulis: Arief Tirtana | Editor: Arum Kusuma Dewi
© Marco Luzzani/GettyImages
Stefano Pioli sukses membawa AC Milan mengalahkan Juventus di pekan ke-31 Liga Italia Serie A 2019/20. Berikut 3 alasan dirinya layak dipertahankan musim depan. Copyright: © Marco Luzzani/GettyImages
Stefano Pioli sukses membawa AC Milan mengalahkan Juventus di pekan ke-31 Liga Italia Serie A 2019/20. Berikut 3 alasan dirinya layak dipertahankan musim depan.

INDOSPORT.COM Stefano Pioli sukses membawa AC Milan mengalahkan Juventus di pekan ke-31 Liga Italia Serie A 2019/20. Berikut 3 alasan dirinya layak dipertahankan musim depan.

Sempat tertinggal 0-2 hingga awal babak kedua, AC Milan secara mengejutkan bisa comeback untuk kemudian mengalahkan Juventus dengan skor 4-2 di pekan ke-31 Liga Italia Serie A 2019/20, Rabu (08/07/20).

Meski sama-sama klub besar di Liga Italia, kemenangan AC Milan atas Juventus ini jelas sesuatu yang mengejutkan. Sebab bukan hanya prosesnya dengan comeback mencetak gol dalam tempo lima menit. Namun untuk pertama kali juga sejak tahun 1989 AC Milan bisa membobol gawang Juventus sebanyak empat kali.

Bahkan sangat mungkin bukan hanya penonton sepak bola Italia yang terkejut dengan apa yang didapat AC Milan. Namun bisa jadi manajemen klub berjuluk Rossoneri itu juga terkejut dengan apa yang ditampilkan anak asuh Stefano Pioli itu.

Sebab sudah jadi rahasia umum bahwa manajemen AC Milan sejak lama tak lagi menaruh kepercayaan pada kepemimpinan Stefano Pioli, hingga dirinya santer hampir pasti akan diganti Ralf Rangnick musim depan.

Tetapi dengan apa yang dipertunjukannya melawan Juventus hari ini, rasanya manajemen AC Milan harus berpikir ulang untuk mendepak Stefano Pioli musim depan.

Untuk itu, berikut INDOSPORT rangkumkan 3 alasan mengapa Stefano Pioli harus dipertahankan oleh AC Milan di musim depan.

Tren Positif

Bukan hanya sebatas di pertandingan melawan Juventus pada pekan ke-31 Liga Italia Serie A 2019/20 malam tadi. Stefano Pioli sebenarnya sudah menunjukkan bukti nyata bahwa kualitasnya sangat layak untuk kembali dipercaya manajemen AC Milan musim depan, lewat rentetan tren positif pasca kompetisi kembali bergulir.

Sejak bulan juni lalu, tak sekalipun AC Milan dibawa Pioli menelan kekalahan (4 menang, 2 imbang). Bahkan tim sekelas Juventus bisa sekali ditahan imbang dan dikalahkan pada periode tersebut.

Belum lagi dua klub Ibukota, AS Roma dan Lazio yang juga turut menjadi bukti bahwa Stefano Pioli kini sudah bisa menemukan skema terbaiknya bersama AC Milan, lewat rentetan hasil positif tersebut.

Kalau sudah bisa menemukan skema permainan dan hasil yang positif saat ini, secara langsung artinya Pioli telah bisa menjawab keraguan besar manajemen yang ingin mendepaknya.

Hingga pertaruhan kini ada di tangan manajemen AC Milan. Tetap mempertahankan Pioli yang sudah terbukti menghadirkan dampak positif, atau menunjuk pelatih baru yang belum terbukti bisa sukses di Liga Italia Serie A.

Kondisi Sepak Bola Eropa

Selain bukti sahih kualitas yang telah dipertontonkan Stefano Pioli bersama AC Milan saat ini. Kondisi sepak bola Eropa akibat pandemi virus corona juga bisa menjadi pertimbangan lainnya.

Sebab dengan pandemic virus corona yang meneyebabkan musim 2019/20 berakhir lebih lama, mau tak mau juga membuat persiapan klub jelang musim depan akan sangat terbatas.

Dengan kondisi tersebut, maka akan lebih masuk akal buat sebuah klub tetap mempercayakan pelatih yang ada saat ini. Terlebih jika memang mereka terbukti memberikan hasil positif.

Dibanding harus mendatangkan pelatih baru yang tentu butuh waktu untuk beradaptasi, mendatangkan pemain yang diinginkan, hingga membentuk skema yang cocok nantinya untuk diterapkan di kompetisi.

Maka dari itu, jika manajemen AC Milan ingin melihat klubnya memulai musim depan dengan start bagus yang lebih cepat, tentu akan lebih masuk akal untuk mempertahankan Stefano Pioli.

Tetapi lain soal jika memang pilihannya adalah mau membangun AC Milan sejak awal lagi dari nol, meski dengan proses yang lebih lama.