In-depth

Pencerahan yang Selamatkan Luis Suarez dari Jalan Sesat

Selasa, 17 November 2020 18:49 WIB
Editor: Nugrahenny Putri Untari
© Angel Martinez/Getty Images
Luis Suarez dikenal sebagai pemain yang kontroversial. Copyright: © Angel Martinez/Getty Images
Luis Suarez dikenal sebagai pemain yang kontroversial.

INDOSPORT.COM - Eks pemain Barcelona dan Liverpool, Luis Suarez, hampir saja terjebak di jalan sesat sebelum menjadi pesepak bola terkenal seperti sekarang.

Lahir di Salto, Uruguay, 24 Januari 1987, Suarez tumbuh di keluarga yang bisa dibilang kurang berkecukupan. Ia bahkan tidak punya sepatu untuk bermain sepak bola.

Ayahnya juga harus banting tulang sedemikian rupa untuk menghidupi sembilan anggota keluarganya. Suarez sendiri adalah anak tengah dari tujuh bersaudara.

Luis Suarez selama ini dikenal sebagai salah satu pesepak bola fenomenal yang kerap melakukan hal-hal ‘aneh’ dan penuh emosi di lapangan, termasuk menggigit Branislav Ivanovic dan Giorgio Chiellini.

Bukan hanya itu, pentolan Timnas Uruguay ini juga sempat berseteru dengan Patrice Evra saat Liverpool bertemu Manchester United di ajang Liga Inggris pada tahun 2011 silam.

Perangai ini sejatinya bukan hal baru yang muncul begitu saja dalam diri Suarez. Ketika kecil, ia sudah melalui berbagai macam cobaan hidup yang membuatnya jadi seorang rebel berwatak keras.

Perpisahan orang tua ketika ia berusia sembilan tahun seolah membuatnya jadi orang yang berbeda. Mungkin karena itu, ia memberontak terhadap kenyataan yang tidak menyisakan satu pun pilihan untuknya.

“Benar-benar masa yang sulit. Orang tua saya berpisah dan masih ada masalah dalam keluarga di mana kami tidak punya pilihan. Saya tidak bisa memberi tahu ayah dan ibu saya,” kata Suarez seperti pernah diwartakan laman The Guardian.

Ketika usianya semakin beranjak remaja, Suarez sampai kehilangan semangat hidupnya bahkan keinginannya untuk bermain sepak bola, olahraga yang saat in justru membesarkan namanya.

“Saat usia 12 sampai 14 tahun, saya sampai pada titik di mana sepak bola bukan pilihan tepat bagi saya dan saya juga tidak mau sekolah,

“Saya benci berlatih, saya hanya suka bermain, itulah kenapa saya sulit mencapai sesuatu. Saya sangat marah dan saya memberontak,” ucap Suarez lagi.

Namun pada akhirnya Luis Suarez sampai juga pada titik awal kariernya di dunia sepak bola. Adalah Nacional, sebuah klub lokal asal Uruguay yang menjadi pelabuhan pertamanya.