In-depth

Edin Dzeko dan Paulo Fonseca, Siapa yang Bakal Lebih Dulu Pergi dari AS Roma?

Jumat, 5 Februari 2021 22:24 WIB
Editor: Yosef Bayu Anangga
 Copyright:

INDOSPORT.COM – Klub Serie A Italia, AS Roma, dilanda isu perpecahan antara Edin Dzeko dan Paulo Fonseca. Lantas, siapa yang akhirnya akan bertahan lebih lama di Giallorossi?

AS Roma menjadi tim yang kerap berselisih dengan kaptennya sendiri dalam beberapa tahun terakhir ini. Mulai dari Francesco Totti, Daniele de Rossi, hingga Alessandro Florenzi semuanya mengalami pertikaian entah dengan pelatih maupun manajemen dan ‘terusir’ pergi di luar keinginan mereka.

Kali ini, situasi yang sama terjadi pada Edin Dzeko, yang bertikai dengan pelatih Paulo Fonseca. Perselisihan tersebut dipicu oleh protes Dzeko terhadap pemecatan manajer umum tim, Gianluca Gomber, dan kekalahan 2-4 dari Spezia di Serie A Italia.

Akibatnya, Edin Dzeko pun ditepikan dari skuat pada 2 laga terakhir Giallorossi di Serie A Italia melawan Spezia dan Verona. Tak cuma itu, ban kapten pun dilucuti dari lengannya dan diserahkan kepada Lorenzo Pellegrini yang memang selama ini menjabat sebagai wakil kapten.

Namun meski bermain tanpa Dzeko yang sudah mencetak 7 gol di liga domestik musim ini, AS Roma tampil cukup baik. Mereka sukses membekap Spezia 4-3 dan Verona 3-1.

Sang penyerang sendiri sempat santer disebut bakal hengkang di bursa transfer Januari. Ia diklaim akan dilepas ke Paris Saint-Germain untuk dibarter dengan Mauro Icardi, atau ke Inter Milan untuk ditukar Alexis Sanchez. Namun, hingga bursa transfer ditutup, kepindahan tersebut tak terjadi.

Di sisi lain, meski berhasil meraih 2 kemenangan beruntun di Serie A Italia, posisi Paulo Fonseca masih belum aman. Apalagi, akhir pekan nanti mereka akan terlibat duel untuk mengamankan posisi 3 besar dengan menghadapi juara bertahan Juventus.

Selain itu, manajemen AS Roma pun diketahui telah mulai memburu calon pengganti untuk Fonseca. Salah satu nama yang muncul adalah Massimiliano Allegri yang bahkan sempat disebut telah menyepakati perjanjian prakontrak sebelum kemudian dibantah.

Dengan telah ditutupnya bursa transfer Januari, Edin Dzeko pun akan bertahan di Olimpico setidaknya hingga akhir musim ini sebelum kemudian pindah di bursa transfer musim panas.

Sementara itu, nasib Paulo Fonseca akan tergantung pada performa AS Roma di paruh kedua musim ini. Jika memburuk, bisa saja ia akan dipecat sebelum musim ini berakhir. Sebaliknya, jika berhasil memperbaiki performa tim, bukan tidak mungkin ia akan kembali dipercaya musim depan.

Kondisi ini pun menimbulkan situasi unik. Dengan ketajaman dan pengalamannya, kehadiran Dzeko sangat dibutuhkan guna mendongkrak prestasi Giallorossi di sisa musim ini. Dengan kata lain, Dzeko justru bisa jadi kunci bagi kelanjutan karier Paulo Fonseca di ibu kota Italia.

Apalagi, prestasi Fonseca sendiri selama membesut AS Roma pun terbilang tidak istimewa. Musim lalu, Giallorossi hanya finis di peringkat 5 Serie A Italia. Sementara itu, meski kini berada di peringkat 3, posisi mereka masih jauh dari aman.

Di sisi lain, Dzeko pun membutuhkan menit bermain untuk menunjukkan kemampuannya, demi menarik minat klub-klub yang bisa mengeluarkannya dari AS Roma pada bursa transfer musim panas nanti.

Ini berarti, kedua pihak kini harus berdamai dan bekerja sama untuk sementara waktu, demi mengamankan masa depan masing-masing.

Menarik ditunggu siapa yang pada akhirnya akan bertahan lebih lama di AS Roma. Bukan tidak mungkin pula, Dzeko dan Fonseca justru akan pergi bersamaan atau dalam waktu yang berdekatan.