In-depth

Sudah Saatnya Barcelona Singkirkan Gerard Pique

Kamis, 18 Februari 2021 08:42 WIB
Editor: Isman Fadil
© Michael Regan - UEFA/UEFA via Getty Images
Gerard Pique tertunduk lesu usai Barcelona dibobol Bayern Munchen dalam laga perempatfinal Liga Champions 2019/20, Sabtu (15/08/20) dini hari. Copyright: © Michael Regan - UEFA/UEFA via Getty Images
Gerard Pique tertunduk lesu usai Barcelona dibobol Bayern Munchen dalam laga perempatfinal Liga Champions 2019/20, Sabtu (15/08/20) dini hari.
Gerard Pique Sudah Habis di Barcelona

Tanpa Pique, Barcelona hanya kebobolan 12 gol dalam 14 pertandingan terakhir di LaLiga. Bahkan dalam 7 laga terakhir, Barca menang semuanya dan cuma kebobolan enam gol.

Lenglet dan Araujo paling banyak digunakan oleh Barcelona di sektor pertahanan. Bahkan Frenkie de Jong ditarik kembali bermain lini tengah oleh Koeman, membantu Barcelona menang atas Alaves 5-1. Araujo atau De Jong sama-sama muda dan memiliki kecepatan, mengisi kelemahan yang dimiliki Lenglet.

Saat formula ini berhasil, Pique tiba-tiba kembali, tentu saja mengambil posisinya, langsung menyebabkan Barcelona kembali menjadi lumbung gol.

Rumor Pique yang memiliki sikap otoriter di Barcelona sudah berhembus sejak lama. Meski selalu mengatakan siap hengkang, Pique justru memperbarui kontraknya dengan Barca pada Oktober. Kontrak sang bek di Camp Nou kini berlaku hingga Juni 2024, saat usianya menginjak 37 tahun.

Apesnya penampilan Barcelona di Liga Champions selama bertahun-tahun selalu dibarengi dengan penurunan Pique. Di puncak penampilannya, Pique menonjol karena fisik mumouni dan langkah kakinya yang panjang.

Kepercayaan diri dan kemampuan Pique dalam membangun mitra dengan lini tengah Barcelona terkoneksi dengan baik.

Saat memasuki usia 30 tahun, gerak Pique menjadi lamban. Dia juga tidak lagi menjaga koneksi baik dengan rekan satu timnya seperti halnya dengan Xavi dan Iniesta.

Pique dimainkan Barcelona saat dibantai AS Roma, Liverpool, Bayern Munchen dan PSG. Dia benar-benar sudah kehilangan kecepatan dan kerap kewalahan menghadapi pemain muda yang memiliki kecepatan. 

Media-media Spanyol percaya bahwa Barcelona tengah mencari pengganti Pique demi peremajaan skuat. Pique memang bisa dibilang legenda klub karena sudah memberikan 29 gelar sejak gembali gabung pada tahun 2008 lalu. 

Tapi sentuhannya mulai menghilang, dan Barcelona perlu mencadangkan Gerard Pique untuk bisa memberikan kesempatan kepada pemain yang lebih muda.