Bursa Transfer

Sewot dengan Transfer Harry Kane, Carragher: Jangan Pergi Lewat Pintu Belakang

Kamis, 5 Agustus 2021 12:55 WIB
Penulis: Ilham Oktafian | Editor: Nugrahenny Putri Untari
© twitter.com/SpursOfficial
Pemain Tottenham, Harry Kane, terus dikaitkan dengan kepindahan ke Manchester City. Copyright: © twitter.com/SpursOfficial
Pemain Tottenham, Harry Kane, terus dikaitkan dengan kepindahan ke Manchester City.

INDOSPORT.COM - Situasi yang dialami Harry Kane rupanya membuat gerah Jamie Carragher. Setelah terlibat perdebatan sengit dengan Rio Ferdinand, kini legenda Liverpool itu masih ngotot melontarkan pendapatnya.

Sejak Kane memutuskan mangkir latihan, Carragher menjadi barisan pertama yang menentangnya. Sampai tiga hari sang kapten Tottenham Hotspur belum balik, Carragher seolah masih kekeh jadi sosok oposan.

Menurut pemain yang mengabdi bersama The Reds sejak 1996 itu, apa yang dialami Kane agak mirip dengan situasi yang dihadapi kompatriotnya dulu, yaitu Steven Gerrard.

Medio tahun 2004 lalu, Gerrard nyaris membelot ke Chelsea. Kala itu kapten legendaris Liverpool itu merasa tak betah dengan performa The Kops yang angin-anginan dan jarang menyabet trofi, serupa keluhan Kane pada Tottenham Hotspur.

"Saran saya kepada Stevie saat itu adalah 'Anda akan sudah berada di kota di mana anak-anak Anda akan menjadi penggemar Liverpool, Anda dicintai, jangan merusaknya untuk pindah," kata Jamie Carragher melansir dari The Independent.

"Pesan saya kepada Harry akan sama seperti pesan saya kepada Stevie: jangan rusak reputasi Anda karena ini; selalu pikirkan nama Anda dan berdiri dalam permainan,"

Lebih jauh, jika Kane memutuskan untuk bertahan, Carragher yakin ia akan mengikuti jejak Gerrard yang begitu dihormati Liverpool.

Carragher juga yakin jika Kane tak tergiur hengkang, ia akan diangkat menjadi pelatih atau mempunyai peran lebih di Tottenham Hotspur.

"Jika dia pergi ke City, apa pun yang terjadi di sana, dia akan selalu dilihat sebagai Harry Kane dari Tottenham. Dia ingin dicintai di sana,

"Dia akan tinggal di London ketika dia selesai, anak-anaknya akan menjadi penggemar Tottenham, dia mungkin akhirnya mengelola klub. Ada sangat sedikit Harry Kane yang tersisa sekarang," tegas Carragher lagi.

Kendati demikian, Carragher menyampaikan bahwa ia tak punya kuasa untuk menghalang-halangi transfer Kane ke Manchester City.

Namun dia memberi wejangan, jika nantinya Kane memutuskan menyeberang, maka pergilah secara benar. Carragher menyebut, jangan sampai Kane pergi lewat jalur belakang alias melakukan negosiasi diam-diam tanpa diketahui The Lilywhites.

"Jika Anda ingin pergi, Anda harus melalui pintu depan – bukan pintu belakang," tegas Carragher.