Liga Indonesia

Bek PSS Sleman Bicara Manfaat Penting Uji Coba Selama Liga 1 Terhenti

Senin, 14 November 2022 09:15 WIB
Penulis: Nofik Lukman Hakim | Editor: Nugrahenny Putri Untari
© Nofik Lukman Hakim/INDOSPORT
Para pemain Persib Bandung menjaga ketat pergerakan para pemain PSS Sleman. Foto: Nofik Lukman Hakim/INDOSPORT. Copyright: © Nofik Lukman Hakim/INDOSPORT
Para pemain Persib Bandung menjaga ketat pergerakan para pemain PSS Sleman. Foto: Nofik Lukman Hakim/INDOSPORT.

INDOSPORT.COM - Keputusan PSS Sleman untuk merutinkan uji coba selama kompetisi Liga 1 2022/2023 terbilang tepat. Bek muda PSS, Muhammad Fariz, kegiatan tersebut bisa menempa mentalitas para pemain muda sepertinya.

Fariz menjadi salah satu pemain muda yang didaftarkan PSS pada musim ini. Pemain kelahiran 4 September 2004 ini belum dimainkan pada kompetisi resmi.

Ia hanya sempat duduk di bangku cadangan pada laga PSS melawan Persikabo 1973, Persis Solo dan Dewa United. Makanya, uji coba menjadi momen penting yang ditunggu-tunggu oleh Fariz untuk mendapat menit bermain.

Total ada lima uji coba yang dilakoni PSS selama Liga 1 2022/2023 dihentikan. Empat uji coba dilakoni melawan tim Liga 3, Raga Putra Menoreh, Bantul United, 757 Kepri Jaya FC dan PS Tunas Ngaglik. Kemudian, PSS melawan tim Liga 2, Nusantara United.

Dalam setiap uji coba itu, PSS terbiasa memainkan seluruh pemain. Fariz yang punya posisi asli sebagai bek kanan juga termasuk yang rutin mendapat menit bermain dalam uji coba.

Dari setiap uji coba yang dilakoninya, Fariz merasa terus berkembang. Dari setiap menit yang diberikan Seto Nurdiyantoro itu, ia berusaha mengimbangi apa yang ditampilkan para pemain senior PSS.

"Saya merasa ada kemajuan dan merasa lebih nyaman. Apalagi ditambah dengan uji tanding, tentunya bisa menambah lagi kepercayaan diri dan pengalaman yang saya dapat bersama tim," kata Fariz.

Menurut Fariz, uji coba itu tak sekadar mengisi waktu PSS Sleman sembari menanti kompetisi Liga 1 jalan lagi. Lima uji coba yang dilakoni dalam enam pekan sangat bagus untuk evaluasi individu maupun tim.

Evaluasi wajib dilakukan PSS karena performa yang belum maksimal dalam sebelas laga awal Liga 1. PSS baru mengoleksi 12 poin dari 11 pertandingan.

"Adanya uji tanding di tengah kondisi saat ini tentu sangat bagus karena untuk mengevaluasi apa yang kurang di tim. Untuk saya juga sangat bermanfaat karena bisa menunjukkan kemampuan terbaik saya di uji tanding sebelum kompetisi dimulai lagi," tutur Fariz.