Liga Indonesia

Biar Tak Mubazir, Cara Jitu Bos Madura United 'Peras' Tenaga Pemain Asing

Jumat, 2 Juni 2023 16:55 WIB
Penulis: Ian Setiawan | Editor: Indra Citra Sena
© MO Madura United
Presiden Madura United, Achsanul Qosasi. Copyright: © MO Madura United
Presiden Madura United, Achsanul Qosasi.
Anggaran Fantastis

Achsanul Qosasi jelas punya maksud dan tujuan di balik pendapat dalam mendesak PSSI bisa menggelar beberapa kompetisi lagi selain Liga 1.

Setidaknya, intensitas pertandingan semua klub baik di kasta pertama maupun kedua, bisa terjaga dengan baik andaikan Piala Indonesia bisa digelar musim ini.

Terlebih, klub-klub juga sudah mengalokasikan anggaran luar biasa besar dalam membenahi kekuatan musim ini. Terutama bertambahnya kuota pemain asing.

"Klub harus memberi upah kepada enam pemain asing. Jika dikalkulasikan dengan 18 klub, maka ada 108 pemain asing yang harus digaji," ucap Achsanul.

Secara spesifik, gelaran Piala Indonesia atau turnamen selain liga, bisa mencegah anggaran klub menjadi mubazir dan bisa lebih maksimal penggunaannya.

AQ pun memberi contoh, bagaimana semua klub yang berkompetisi di Liga Indonesia mesti mengalokasikan anggaran mencapai ratusan miliar rupiah.

"Jika kita menggaji mereka Rp100 juta per bulan, maka ada pengeluaran sebesar Rp108 miliar untuk membayar pemain asing. Sayang sekali kalau mereka hanya berkompetisi dalam satu turnamen (Liga 1)," imbuhnya.

Anggaran itu jelas diluar biaya operasional dan kontrak para pemain lokal. Sehingga, desakan untuk menggelar Piala Indonesia ini cukup relevan dilontarkan.

"Lebih baik jika kita dapat memanfaatkan otak kerja para pemain asing untuk menghibur penikmat sepak bola nasional. Saya berharap Exco PSSI mempertimbangkannya," tutup Achsanul Qosasi.