20 Pemain Bintang NBA yang Bisa Ramaikan Kompetisi IBL Indonesia

Rabu, 26 Desember 2018 15:11 WIB
Editor: Yohanes Ishak
© Getty Images
Bintang basket Oklahoma City Thunder, Steven Adams dan Isaiah Thomas, bintang basket Denver Nuggets. Copyright: © Getty Images
Bintang basket Oklahoma City Thunder, Steven Adams dan Isaiah Thomas, bintang basket Denver Nuggets.
Stapac Jakarta

Isaiah Thomas, Steven Adams

Terdengar aneh memang mengapa tim sekelas Stapac Jakarta tidak perkuat oleh pemain bintang seperti LeBron James ataupun Stephen Curry.

Namun semua ini demi pembagian yang merata, dalam roster (skuat) Stapac sudah dipenuhi oleh banyak pemain lokal yang bertalenta, jadi kehadiran Isaiah Thomas sebagai motor serangan dan Steven Adams di posisi center sudah sangat membantu.

Thomas di musim ini rata-rata mampu mencetak 18 points per game, sementara Adams mesi berposisi sebagai center namun ia cukup produktif karena rata-rata mampu mencetak 16 points per game.

Satria Muda Jakarta

Andre Iguodala, Damian Lillard

© INDOSPORT
Bintang basket Portland Trail Blazers, Damian Lillard dan Andre Iguodala, bintang basket Golden State Warriors. Copyright: INDOSPORTBintang basket Portland Trail Blazers, Damian Lillard dan Andre Iguodala, bintang basket Golden State Warriors.

Serupa dengan Stapac Jakarta, tim peraih gelar terbanyak di IBL Indonesia ini juga seakan tak pernah kehabisan pemain berlabel bintang.

Tim yang kerap menyuguhkan permainan cepat dan agresif rasanya pantas untuk memasukkan nama Andre Iguodala milik Golden State Warriors.

Dalam beberapa musim terakhir, tenaga Iguodala lebih sering dimainkan dalam pertandingan playoffs dan pertandingna final, sehingga tidak heran peranannya selama musim reguler tak terlalu terlihat.

Meski jarang dimainkan, namun ia turut aktif mencetak angka dengan rata-rata mencetak 4 points per pertandingan. Memikiki tubuh yang tinggi serta tubuh yang besar seakan membuat Iguodala selalu menjadi penyeimbang tim.

Satria Muda tentu akan memanfaatkan tenaganya untuk bertugas sebagai tukang rebounds bola.

Sementara untuk pemain yang menjadi poros serangan dipercayakan kepada pemain megabintang Portland Trail Blazers, Damian Lillard.

Lillard dapat dikatakan memiliki gaya permainan era modern, yaitu cepat dan pintar mencari ruang kosong, serta dapat tenang meski mendapat penjagaan ketat.

Musim ini, rata-rata ia telah mencetak 27 points per pertandingan. Selain itu, tinggi badannya yang nyaris mencapai 2 meter ini juga bisa membuat dirinya dipercaya tak hanya sebagai point guard, tetapi juga sebagai center.

3.    Pelita Jaya Jakarta:

DeAndre Jordan, Tony Parker

© INDOSPORT
Bintang basket Charlotte Hornets, Tony Parker dan DeAndre Jordan, bintang basket Dallas Mavericks. Copyright: INDOSPORTBintang basket Charlotte Hornets, Tony Parker dan DeAndre Jordan, bintang basket Dallas Mavericks.

Pada masa kini, Pelita Jaya (PJ) Jakarta seakan menjadi magnet baru bagi pemain manapun, entah itu yang sedang berkembang, memiliki label bintang, maupun mereka yang baru pertama masuk level professional.

Di musim ini saja, salah satu bintang basket Tanah Air, Andakara Prastawa rela meninggalkan klub masa kecilnya, Stapac Jakarta untuk mencoba peruntungan bersama tim yang dibesut oleh Fictor Roring tersebut.

Memiliki banyak pemain berlabel bintang rasanya PJ masih wajar diperkuat oleh pemain legendaris NBA, Tony Parker yang akan bertugas untuk menjadi pusat utama tim dalam membangun serangan.

Meski telah termakan usia, namun permainannya masih patut diacungi jempol dan tak dapat dipandang sebelah mata.

Buktinya, di usianya yang telah 36 tahun, Parker masih mampu mencetak 10 points per pertandingan.

Sementara satu pemain lagi yang layak bermain bagi PJ adalah DeAndre Jordan. Pebasket yang memiliki wajah lucu ini sangat cekatan dalam melakukan rebounds

Tak hanya itu, DeAndre Jordan juga pandai dalam memberikan umpan ke rekan setimnya agar mudah untuk menciptakan angka.

4.    Bogor Siliwangi:

Kyle Lowry, LaMarcus Aldridge

© INDOSPORT
Bintang Toronto Raptors, Kyle Lowry dan LaMarcus Aldridge, bintang San Antonio Spurs. Copyright: INDOSPORTBintang Toronto Raptors, Kyle Lowry dan LaMarcus Aldridge, bintang San Antonio Spurs.

Musim ini bisa dikatakan Bogor Siliwangi tengah masuk dalam masa transisi, di mana mereka telah diperkuat oleh 2 pemain bertalenta, yakni Daniel Wenas dan juga Kelly Purwanto.

Kehadiran 2 pemain ini diharapkan mampu menjadi pembeda dan menjadi Siliwangi sebagai salah satu tim kuda hitam di IBL.

Demi mewujudkan impian mereka sebagai tim yang siap bersaing di papan atas, tidak ada salahnya jika mereka diperkuat oleh bintang Toronto Raptors, Kyle Lowry.

Memiliki permainan yang agresif serta bisa menusuk ke lini pertahanan lawan, rasanya Lowry pantas bermain untuk Siliwangi. Tercatat, ia rata-rata sudah mengemas 14 points per pertandingan.

Jika Lowry bertugas untuk mencetak angka, maka pemain yang bertugas untuk menyeimbangkan permainan tim jatuh kepada LaMarcus Aldridge.

Memiliki tinggi badan yang ideal membuat Aldridge tentunya akan dipercaya untuk merebut bola-bola udara atau bertugas sebagai tukang rebounds saat sedang bertanding.

1