Presiden Miami Heat Sebut Lakers Beruntung Juara NBA

Minggu, 25 Oktober 2020 20:12 WIB
Editor: Ivan Reinhard Manurung
© GETTY IMAGES
Pat Riley sepertinya masih tidak bisa menerima kekalahan Miami Heat dari LA Lakers di partai final NBA 2019/20. Copyright: © GETTY IMAGES
Pat Riley sepertinya masih tidak bisa menerima kekalahan Miami Heat dari LA Lakers di partai final NBA 2019/20.

INDOSPORT.COM - Pat Riley sepertinya masih tidak bisa menerima kekalahan Miami Heat dari LA Lakers di partai final NBA 2019/20.

Dalam kompetisi NBA 2019/20, performa Miami Heat benar-benar mengejutkan. Meski tak memuncaki klasemen, Heat berhasil menjuarai final NBA Wilayah Timur.

Sayang, harapan mereka untuk kembali meraih gelar juara NBA kali ketiga harus pupus. Berhadapan dengan LA Lakers sebagai wakil Wilayah Barat, mereka takluk di game keenam dengan kedudukan 2-4.

Meski pertandingan final NBA itu sudah lama selesai, namun rasa kecewa sepertinya masih menyelimut Heat. Tidak terkecuali presiden klub, Pat Riley.

Pria kelahiran 20 Maret 1945 tersebut merasa timnya seharusnya bisa menang, jika seluruh pemain yang diasuh Erik Spoelstra dalam kondisi sehat.

"Mereka mengalahkan kami dengan jujur dan adil, meski tetap ada satu celah. Seandainya Bam Adebayo dan Goran Dragic dalam kondisi 100 persen, mungkin babak final bisa ke game ketujuh," ujar Pat Riley dikutip CBS Sports.

"Saya ingin sekali melihat pertandingan ulang dengan kondisi tim sama-sama lengkap. Saya yakin kami akan mendapat kesempatain itu lagi," lanjutnya.

Dalam partai final NBA kontra Lakers, Heat memang hanya mengandalkan satu pemain saja, yakni Jimmy Butler. Beberapa kali eks Chicago Bulls itu membuat Lakers kewalahan.

Buttler bahkan tercatat dua kali menorehkan triple-double di laga Final NBA 2019/20 melawan Lakers yang tengah diperkuat LeBron James dan Anthony Davis.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%