eSports

Semakin Berkembang, IMI Sulsel Tak Ingin Tertinggal Jajal eSports dan Freestyle

Senin, 3 Februari 2020 15:29 WIB
Penulis: Adriyan Adirizky Rahmat | Editor: Yohanes Ishak
© Adriyan Adirizky/INDOSPORT
Ketua Umum IMI Sulsel, Subhan Aksa, bersama Ketua Harian IMI Sulsel, Hudli. Copyright: © Adriyan Adirizky/INDOSPORT
Ketua Umum IMI Sulsel, Subhan Aksa, bersama Ketua Harian IMI Sulsel, Hudli.

INDOSPORT.COM - Semakin berkembangnya olahraga esport dan freestyle di dunia otomotif membuat Ikatan Motor Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan (IMI Sulsel) tak ingin tertinggal untuk menjajal keduanya.

Pada tahun 2020 ini, mereka akan semakit giat mengasah dan mengikuti dua jenis olahraga baru tersebut. Hal itu diungkapkan langsung oleh Ketua Umum IMI Sulsel, Subhan Aksa, disela-sela Musyawarah Kerja Provinsi (Muskerprov) 2020.

"Sebenarnya kami sudah memiliki komisi eSports dengan nama Digital Motorsport. Komisi ini dibentuk saat Muskerprov tahun lalu yang juga digelar di tempat ini," ungkap Subhan di Hotel Aryaduta, Makassar, Sabtu (01/02/20).

"Hanya saja untuk eSports ini baru untuk kategori mobil saja. Tahun lalu IMI Sulsel berlomba dengan orang-orang luar negeri. Untuk lokal sudah ada kejurnas, cuma memang pembibitan atlet kami belum seberhasil kategori lain," tambahnya lagi.

Selain eSports, IMI Sulsel juga ingin mengembangkan Komisi Freestyle-nya. Komisi ini juga terbentuk berbarengan Komisi Digital Motorsport pada Muskerprov tahun lalu.

"Kami juga ingin mengembangkan Komisi Freestyle di tahun ini. Sebab kedepannya akan menjadi olahraga yang sangat diminati dan kami akan mempersiapkan diri untuk turut berkontribusi," tandas Subhan.

Sepanjang tahun 2019 lalu, IMI Sulsel sukses menyelenggarakan 51 kejuaraan kategori mobil dan motor baik tingkat daerah maupun nasional di tengah padatnya agenda politik di Indonesia.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%