Satu tahun yang lalu pada ajang Austin Marathon terselip sebuah kisah penuh haru dan penuh inspiratif dari seorang pelari asal Kenya, Hyvon Ngetich. Kejadian yang dialami oleh Ngetich memang sudah berlalu namun kisah Ngetich kini kembali dibicarakan sejumlah pihak pasca banyaknya atlet di Olimpiade Rio 2016 yang terhenti akibat cedera.
Semangat pantang menyerah yang ditunjukan oleh Ngetich begitu terasa saat kita melihat video perjuangan dirinya di Austin Marathon 2015. Ngetich yang di kompetisi itu diprediksi menjadi salah satu pelari yang bakal meraih waktu terbaik, tiba-tiba alami kelumpuhan saat ia akan 'selangkah' lagi sentuh garis finish.
Ngetich terjatuh dan tak mampu berdiri. Ia hanya menunduk di aspal jalan dan menahan rasa sakit, sementara pelari lain satu per satu melewati Ngetich yang tak berdaya. Tim medis menghampirinya dengan membawa kursi dorong.
Apa yang kemudian dilakukan oleh Ngetich? berikut kisahnya dan penuturan langsung Ngetich yang dilansir dari salah satu media lokal Afrika, thestandard.co baru-baru ini untuk pembaca setia INDOSPORT: