Deretan Atlet Indonesia yang Jadi Korban Pasca Gestok 65

Jumat, 16 September 2016 12:35 WIB
Editor:
 Copyright:
Sukarnah

Pada 2007 silam, nama Sukarnah mendadak tenar dan jadi bahan perbincangan. Ia jadi sorotan pasca mendapat penghargaan dari Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) saat itu, Adhyaksa Dault. 

Siapa Sukarnah? Sukarnah ialah atlet lempar lembing kelahiran Rancah, Ciamis. Sukarnah bukan atlet lempar lembing sembarangan, pada perhelatan Asian Games III 1958 di Tokyo, Jepang, Sukarnah sukses meraih medali perunggu. 

"Prestasi itu saya rebut ketika masih menjadi wanita dan bernama Sukarnah. Secara ajaib saya berubah menjadi laki-laki pada akhir 1980," kata Sukarnah yang sekarang berganti nama menjadi Iwan Setiawan. 

Dilansir dari Pos Kota terbitan 08 Juni 2007, dua tahun setelah meraih perunggu, terjadi keanehan pada cewek berkulit sawo matang ini. Keanehan itu berawal saat Sukarnah bermimpi akan menikah dengan sesama wanita.

Selain berprestasi di tingkatan PON III 1958, Sukarnah juga memiliki rekam jejak bagus di kejuaraan nasional seperti PON. 

"Saya termasuk gadis yang enerjik. Saya bisa hampir semua cabang olahraga, mulai bola keranjang, kasti, sampai pancalomba (atletik),” kisah Iwan seperti dilansir dari rancah.co.id

Selain jadi atlet lempar lembing, Sukarnah juga turun di nomor lari 100 meter. Saat peristiwa G30S pecah, Sukarnah ikut jadi korban. Dia menjadi korban perubahan besar politik dan disebut-sebut antek PKI. 

"Semua penghargaan dan sertifikat saya ikut terbakar ketika rumah bapak saya di Bandung dibakar orang tahun 1966. Tak banyak yang saya bisa selamatkan," tutur Iwan.

Hanya beberapa barang yang selamat. Antara lain lembing yang dipakainya di Tokyo, Jepang, pada 1958 dan dua foto Soekarno yang saat ini menempel di dinding rumahnya. Sukarnah juga sempat dipenjara di Kebonwaru, Bandung pada 1965. 

4