Formula 1

Luar Biasa, Kejuaraan Formula E Jakarta Bisa Disaksikan di 170 Negara

Selasa, 30 November 2021 17:05 WIB
Penulis: Nadia Riska Nurlutfianti | Editor: Indra Citra Sena
© Lev Radin/Pacific Press/LightRocket via Getty Images/Grafis: Eli Suhaeli/INDOSPORT
Kejuaraan Formula E yang akan digelar di DKI Jakarta bakal bisa disaksikan di 170 negara di berbagai belahan dunia. Copyright: © Lev Radin/Pacific Press/LightRocket via Getty Images/Grafis: Eli Suhaeli/INDOSPORT
Kejuaraan Formula E yang akan digelar di DKI Jakarta bakal bisa disaksikan di 170 negara di berbagai belahan dunia.

INDOSPORT.COM – Kejuaraan Formula E yang akan digelar di DKI Jakarta bakal bisa disaksikan di 170 negara di berbagai belahan dunia.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Pelaksana Formula E Jakarta Ahmad Sahroni, yang mengatakan ajang balap mobil listrik itu rencananya disiarkan di lebih 170 negara

"Ini bukan konsep 'event' biasa, ini 'event' internasional yang akan disiarkan lebih dari 170 negara," kata Ahmad Sahroni, dilansir dari Antara.

Ahmad Sahroni mengungkapkan bahwa pihaknya berharap Formula E di Jakarta atau Jakarta E-Prix bisa  membawa dampak pemulihan ekonomi seiring dengan upaya pemerintah memulihkan ekonomi setelah terdampak pandemi COVID-19.

"Mudah-mudahan semua terselenggara baik, ada MotoGP, Formula E, mudah-mudahan Mandalika bisa digunakan oleh Formula 1. Ini upaya kalau ini ada, sangatlah luar biasa membuat efek ekonomi," tukas Wakil Ketua Komisi III DPR RI itu.

Saat ini, tim dari asosiasi olahraga otomotif Federasi Automobil Internasional (FIA) dan Formula E Operation (FEO) sudah berada di Jakarta untuk melakukan survei lokasi terbaru ajang balap kelas dunia ini.

Nantinya, lokasi pelaksanaan Formula E ditentukan oleh tim dari FEO, Ikatan Motor Indonesia (IMI) dan BUMD DKI Jakarta, PT Jakarta Propertindo (Jakpro).

Sahroni juga mengungkapkan bahwa menargetkan lokasi sirkuit ajang balap mobil listrik itu diumumkan sebelum Natal setelah survei rampung.

"Masalah trek semoga sebelum Natal kita akan umumkan, tapi tunggu survei dari FIA. Kalau FIA bilang 'go head', kami dari panitia akan mengumumkan langsung," kata Sahroni.