Novak Djokovic saat ini masih menjadi petenis nomor satu di dunia untuk kategori pria. Petenis asal Serbia ini berhasil menyabet 11 gelar Grand Slam di kategori tunggal.
Grafik peningkatan Djokovic terjadi pada 2006, yang pada saat itu dia melesat ke peringkat 49 setelah melaju ke perempatfinal Roland Garros dan ronde ke-4 Wimbledon.
Di tahun 2007 dia berhasil masuk ke peringkat 10 besar dunia setelah menjadi runner-up pada ajang Indian Wells usai takluk dari Rafael Nadal. Namun, pada ajang Miami Master Djokovic berhasil membalas kekalahannya dengan Nadal di laga puncak.
Pada tahun berikutnya, pasangan Ana Ivanovic di Hopman Cup ini berhasil menyabet gelar Grand Slam pertamanya saat menjuarai Australia Terbuka. Awal gelar di tahun 2008 ini terus memberikan sinyal positif bagi peningkatan permainan Djokovic.
Hasil manis pun diraih Djokovic pada 2011. Dia sukses merebut gelar Wimbledon dan menduduki peringkat pertama ATP, sekaligus menjadi pemain Serbia pertama yang berhasil meraih posisi tertinggi di dunia.
Melihat uraian singkat mengenai perjalanan sukses Djokovic, tentu banyak orang yang belum mengetahui kisah pahit dan manisnya petenis 28 tahun tersebut.
INDOSPORT akan coba menceritakan perjalanan Djokovic dari kecil hingga sukses melalui hasil transkrip wawancara sang ayah dengan Newsweek.