Profil Tim Piala Thomas dan Uber 2022: Indonesia, Pertahankan Gelar dan Buat Kejutan?

Rabu, 4 Mei 2022 18:13 WIB
Editor: Ivan Reinhard Manurung
© PBSI
Pelepasan tim Thomas-Uber 2022 dan SEA Games 2021. Foto: PBSI Copyright: © PBSI
Pelepasan tim Thomas-Uber 2022 dan SEA Games 2021. Foto: PBSI
Skuad dan Sektor Unggulan

Dalam rilis PBSI yang diterima oleh INDOSPORT, dalam ajang Piala Thomas dan Uber 2022, Indonesia mengirim sebanyak 24 atlet. Masing-masing tim nantinya akan terdiri dari 5 pemain tunggal dan 7 pemain ganda.

Dari sektor tim putra, Indonesia dipastikan agak sedikit pincang lantaran salah satu bintang andalan harus absen. Dia adalah ganda putra nomor satu dunia, Marcus Gideon.

Pasangan Kevin Sanjaya itu harus absen karena masih dalam masa pemulihan, usai melakukan operasi pengangkatan tulang kecil di kakinya.

Meski tanpa Marcus, sektor ganda Indonesia dijamin tetap jadi kekuatan utama. Terlebih karena kehadiran Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan yang kaya pengalaman dan berstatus juara dua ranking BWF.

Ada juga pasangan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto yang dalam beberapa turnamen mulai tampil konsisten dan baru saja sukses menjuarai Swiss Open 2022.

Satu pasangan ganda lainnya yang bakal jadi andalan Indonesia adalah Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri. Meskipun masih muda, keduanya sudah sukses membuat kejutan dengan menjuarai All England 2022.

Untuk nomor tunggal, Jonatan Christie masih menjadi tonggak kekuatan utama Indonesia untuk menang. Performanya termasuk stabil, utamanya usai menjuarai Swiss Open 2022 dan juga jadi runner up Badminton Asia Championship 2022.

Ada juga nama Anthony Sinisuka Ginting. Hanya saja kemungkinan tidak bisa terlalu diandalkan. Utamanya karena performanya di 2022 yang mengalami penurunan drastis, bahkan sempat dua kali merasakan kekalahan skor afrika.

Beralih ke tim Uber, secara mengejutkan PBSI secara mengejutkan tidak menurunkan pemain-pemain senior dan lebih memilih para atlet-atlet muda.

Gregoria Mariska Tunjung, Apriyani Rahayu, dan Greysia Polii menjadi pemain senior yang tidak dikirim ke Thailand. Alih-alih PBSI mengirimkan nama-nama seperti Siti Sarah Azzahra, Lanny Tria Mayasari, dan Nita Violina Marwah.

Dari list nama-nama tersebut, jelas terlihat tim Putri Indonesia tidak terlalu ditargetkan meraih gelar juara dalam ajang Piala Uber 2022.

Meski begitu, bukan berarti mereka tidak bisa memberi kejutan. Terlebih saat ini di tim Uber Indonesia ada nama Komang Ayu Cahya Dewi.

Meskipun masih berusia 19 tahun, Komang baru saja membuat pencinta bulutangkis terkesima dengan performanya di ajang Badminton Asia Championship 2022.

Saat itu dia berhasil mengalahkan wakil China, Han Yue dengan skor 21-14 dan 21-12 di babak pertama. Kemudian di babak selanjutnya ia mampu membuat Akane Yamaguchi kewalahan, meski akhirnya kalah 3 setdengan skor 23-21, 9-21,dan 19-21.