Konflik The Jak vs Bobotoh dari Kacamata Sosiolog
Dipandang dari segi kultur masyarakat Jakarta dan Bandung, Ubedilah melihat tidak ditemukannya kultur kekerasan antar kedua masyarakat tersebut. Artinya konflik antara The Jak dan Bobotoh bukan berdasar kultur masyarakat namun lebih kepada tidak mampunya aparat terkait untuk mengatur dengan jelas potensi-potensi gesekan yang tercipta.
"Kedua etnis ini saling berdekatan begitu menyatu dengan budaya-budaya leluhur antar kedua masyarakat ini. Kita bisa melihat bagaimana akulturasi tercipta dengan baik antar masyarakat Betawi dengan Sunda di daerah-daerah penyangga Jakarta seperti Bekasi, Bogor serta Banten. Mereka hidup dengan harmonis. Mereka begitu menyatu," kata Ubedilah.
Aparat dan pemerintah harus melihat hal itu, melihat kajian-kajian sosilogis dan budaya untuk bisa meredamkan potensi konflik yang tercipta antara The Jak dengan Bobotoh. Ini jadi penting untuk bisa menghancurkan pola kekerasan yang dibangun oleh mereka yang tak bertanggungjawab.