Stadion dengan kapasitas 38,419, stadion Highbury pada Rabu, 11 November 1998 harus bersiap kedatangan tamu ribuan fans Chelsea.
Pagi harinya waktu London, sejumlah petugas tampak serius mempersiapkan hal detail di dalam stadion agar malamnya, laga Derby London antar tuan rumah, Arsenal dengan Chelsea berlangsung dengan sesuai rencana.
Tidak hanya petugas stadion yang tampak sibuk mempersiapkan hal detail di dalam stadion. Di luar stadion, sejumlah aparat keamanan pun apel pagi untuk mempersiapkan keamanan agar kemungkinan bentrok antar suporter yang biasa terjadi di laga derby tidak terjadi.
Sejumlah kuda-kuda jenis Gelding sudah dipersiapkan oleh unit khusus polisi berkuda (horse mounted) untuk mengawasi tiap gerak gerik fans yang akan datang ke Highbury.

Persiapan sudah matang. Sore waktu setempat, rombongan fans tuan rumah sudah memadati luar stadion. Sementara itu, stasiun-stasiun kereta bawah tanah tampak dijejali keriuhan suara fans tamu, Chelsea.

Yel-yel mereka nyanyikan sepanjang jalan menuju Highbury. Berbeda dengan laga derby di belahan dunia lain, derby London memang tidak terlalu mengkhawatirkan terjadinya bentrok fisik antar fans. Meski begitu sejumlah horse mounted tak mau kecolongan, mereka tetap siaga satu.
Adu yel terjadi saat kedua fans masuk ke dalam stadion. Aura keyakinan tampak dalam diri ribuan gooners, fans Arsenal saat sudah di dalam stadion.

Sayang, keyakinan mereka berujung pahit saat wasit David Elleray tiup peluit akhir. Mengapa demikian?