Sebelum dikenal dengan nama Liga Champions, ajang tertinggi di level klub Eropa ini mulanya bernama European Cup. Pada edisi keempat kompetisi ini, Real Madrid yang telah mengantongi tiga gelar juara secara beruntun harus berjumpa Atletico Madrid di babak semifinal.
Pada pertandingan pertama di Santiago Bernabeu, El Real sukses meraih kemenangan 2-1 pada 23 April 1959. Meski sempat tertinggal terlebih dahulu lewat gol Chuzo pada menit ke-13, tim tuan rumah akhirnya mampu menyelesaikan pertandingan dengan hasil positif usai Hector Rial menyamakan kedudukan pada menit ke-15 dan gol penalti Ferenc Puskas pada menit ke-33.
Selang dua pekan kemudian, tepatnya pada 7 Mei 1959, Atletico sukses membalas kekalahan mereka pada leg kedua di Estadio Metropolitano de Madrid dengan skor 1-0.
Gol tunggal dari Los Rojiblancos hadir dari Enrique Collar pada menit ke-43. Hasil tersebut sekaligus memaksa pertandingan berlanjut ke babak play-off di tempat netral setelah agregat akhir menjadi 2-2 dan belum mengenal istilah gol tandang.
Bermain di Satdion La Romareda, Zaragoza, pertandingan berjalan sangat sengit. Rivalitas satu kota sangat terasa dalam pertandingan ini demi menjaga gengsi.
Bagaimana kisah lengkap Derby Madrid di Eropa ini? INDOSPORT pun akan menyajikan tiga hal penting dalam pertandingan ketiga di babak semifinal European Cup musim 10958/59 ini.