Ketika Derby Madrid di Eropa Harus Dituntaskan dengan Tiga Pertandingan
Pertandingan ketiga yang dihelat di markas Real Zaragoza pada 13 Mei 1959 menjadi kesempatan terakhir Atletico untuk memulai debut di kancah Eropa dengan mendepak Real Madrid di babak semifinal. Suasana stadion pun tampak penuh sesak dengan kehadiran para fans kedua tim guna memberi semangat dalam pertandingan.
Pelatih Real Madrid, Luis Antonio Carniglia, menurunkan kekuatan penuh. Nama besar seperti Alfredo Di Stefano dan Ferenc Puskas menjadi sosok penting dalam pertandingan ini bagi El Real.
Namun, Atletico yang tengah naik daun di tahun 1959 tak gentar dengan kebesaran skuat dan nama Real Madrid. Tim besutan Ferdinand Daucik ini menurunkan skuat terbaiknya yang sebagaian besar telah tampil di pertemuan pertama dan kedua.
Tak banyak mengubah susunan line-up mengindikasikan bahwa Atletico ingin mengambil kesempatan untuk menyejajarkan diri dengan rival satu kota. Tentunya juga hal ini memudahkan mereka membaca cara bermain lawan.