Ketika Derby Madrid di Eropa Harus Dituntaskan dengan Tiga Pertandingan
Setelah mampu menyamakan kedudukan, Atletico tampak berada di atas angin. Mereka mampu terus menekan jawara tiga kali beruntun European Cup itu. Tapi, saat pertandingan babak pertama menyisakan tiga menit jelang turun minum, Los Rojiblancos harus kecolongan lewat serangan balik El Real.
Puskas berhasil merobek gawang Atletico setelah menerima umpan dari Raymond Kopa yang terlebih dahulu mendapat umpan lambung di sisi kanan karena kegagalan pemain lawan mempotong laju bola. Akibat kelengahan itu, Real Madrid berhasil kembali unggul 2-1 hingga turun minum.
Pada babak kedua intensitas permainan dari kedua tim semakin tinggi. Semangat untuk mempermalukan rival satu kota bahkan terus terbakar dengan sorak sorai para penonton.
Tapi, hingga pertandingan usai, kedua tim tidak mampu mencetak gol satu pun dan menandakan bahwa Real Madrid berhak melaju ke babak final untuk yang keempat kalinya sekaligus menegaskan sebagai Raja Madrid.
Pada laga final El Real akhirnya kembali keluar sebagai juara usai menumbangkan Stade Reims dengan skor 2-0. Hasil tersebut sekaligus mengantarkan mereka ke gelar keempat secara beruntun dan menjadi satu-satunya tim yang merasakan gelar juara Eourpean Cup saat itu.