Indonesia, sebuah negara yang merdeka pada tanggal 17 Agustus 1945. Para pendiri bangsa menancapkan Pancasila sebagai ideologi bangsa dan negara Indonesia.
Indonesia memiliki 300 kelompok etnik, tepatnya 1.340 suku bangsa. 1.340 suku bangsa melahirkan 784 bahasa di Indonesia. Beraneka ragam budaya ada di Indonesia.
Semuanya disatukan dalam tonggak Bhinneka Tunggal Ika yang menjadi persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Landasan Bhinneka Tunggal Ika menyatukan seluruh Suku, Ras, dan Agama (SARA) di Indonesia. Bahasa Indonesia menjadi bahasa persatuan dan kesatuan Tanah Air.
Hal yang paling terlihat jelas ketika seluruh orang Indonesia tidak memandang SARA serta menjunjung tinggi nilai persatuan dan kesatuan, salah satunya bisa dilihat kala Timnas Indonesia bertanding.

Timnas Indonesia.
Tua-muda, laki-laki, perempuan, anak-anak hingga dewasa memadati Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) ketika Timnas Garuda bertanding. Jarak dan uang tidak menjadi hambatan mereka untuk menyaksikan putra-putra terbaik Tanah Air di bidang sepakbola bekerja keras untuk mengharumkan nama bangsa Indonesia di mata dunia.
Segala orang dari beberbeda SARA bersatu untuk mendukung Timnas Garuda. Tidak pandang bulu, si miskin dan si kaya bersatu demi menjunjung tinggi rasa nasionalisme.
Untuk mengetahui lebih lanjut, berikut INDOSPORT ceritakan tiga bukti Timnas Indonesia dapat menjadi pemersatu bangsa tanpa pandang SARA: