Nama striker Arsenal, Olivier Giroud sudah digadang-gadang menjadi salah satu dari rombongan pemain Arsenal yang akan pergi sejak awal bursa transfer dibuka. Tujuan utamanya adalah bergabung dengan Everton. Namun, hingga detik terakhir masa bursa transfer, dirinya tetap berada di Stadion Emirates. Tak berganti warna kostum dari merah menjadi biru.
Ternyata bukan karena Everton menawarkan gaji yang rendah kepada Giroud. Uang saat ini bukan menjadi tujuan Giroud keluar dari Arsenal. Satu-satunya alasan yang membuat dia ingin pergi dari Arsenal adalah untuk mendapatkan menit bermain yang lebih banyak. Hal ini penting bagi si pemain untuk bisa tetap dipercaya mengenakan kostum Timnas Prancis dan tampil di Piala Dunia 2018.
Olivier GiroudNamun, hasratnya itu bertolak belakang dengan keinginan sang istri. Alasan utama yang membuat striker Timnas Prancis ini batal pergi dari London adalah istrinya sendiri. Istri Giroud sudah kadung kerasan tinggal di London dan menolak pindah ke bagian utara Inggris menuju Merseyside. Hal ini diungkapkan langsung oleh gelandang Stoke City, Charlie Adam, kepada Radio Five Live.
“Saya mendengar kabar jika pasangannya menolak proses perpindahan pemain (Giroud). Kesepakatan antara Giroud dan Everton sudah hampir tercapai, dan dia pun sangat ingin keluar dari Arsenal. Tapi putusan sang istri membuat dia harus bertahan lebih lama bersama Arsenal,” ungkap Adam seperti dilansir Radio Five Live.
Giroud memang sangat butuh banyak kesempatan bermain di atas lapangan. Hal ini sangat penting untuk menjaga peluangnya bisa mencicipi Piala Dunia 2018. Sementara jika dia bertahan di Arsenal, peluang untuk sering bermain boleh jadi akan makin sedikit.
Sayang, keinginannya untuk bisa mendapat menit bermain yang lebih banyak bersama Everton gagal terwujud. Hasratnya untuk mencari peruntungan baru bersama Everton pun batal gara-gara veto sang istri.