Liga Champions

Imbas Selebrasi Kontroversial Piala Dunia, Shaqiri Tak Dibawa Saat Laga Liverpool vs Red Star

Senin, 5 November 2018 14:43 WIB
Editor:
© Sportbible
Jurgen Klopp dan Xherdan Shaqiri Copyright: © Sportbible
Jurgen Klopp dan Xherdan Shaqiri

INDOSPORT.COM - Jurgen Klopp tidak ambil risiko untuk membawa pemain baru andalannya, Xherdan Shaqiri, saat Liverpool bertandang ke Serbia melawan Red Star Belgrade. Shaqiri pun dipastikan tak akan dibawa saat Liverpool menghadapi Red Star Belgrade imbas dari selebrasi kontroversialnya di Piala Dunia 2018.

Laga Red Star Belgrade vs Liverpool dalam lanjutan Grup C Liga Champions 2018/2019 akan digelar pada Rabu (07/11/18) dini hari WIB.

Dalam pertandingan itu, Klopp dikabarkan tidak akan membawa Shaqiri karena ditakutkan bakal menjadi sasaran suporter Serbia. Hal ini lantaran Shaqiri lahir di Kosovo dan Serbia sendiri tidak mengakui tanah kelahiran Shaqiri sebagai negara merdeka.

Ditambah, saat Piala Dunia 2018 lalu, ketika Swiss bertemu Serbia, Shaqiri yang berhasil mencetak gol melakukan selebrasi yang berbau kontroversi. 

© INDOSPORT
Jurgen Klopp bersama dengan Xherdan Shaqiri Copyright: INDOSPORTJurgen Klopp bersama dengan Xherdan Shaqiri

Akibatnya Shaqiri telah menarik permusuhan dari para pendukung Serbia, temasuk suporter Red Star. Buktinya, meski para suporter Red Star dilarang datang ke Anfield. Mereka nekat hadir dan memberikan cemoohan kepada Shaqiri.

Dilansir dari kanal  berita sport situs The Telegraph, Klopp tidak akan mengambil risiko untuk membawa Shaqiri bertandang ke Red Star yang nantinya akan mengganggu fokus timnya.

Sementara itu, bagi Shaqiri sendiri dirinya mengaku tak akan cemas jika dirinya akan bermain di Serbia. Sebab pengalaman itu hampir sama saat di Piala Dunia 2018.

Shaqiri juga menambahkan seharusnya pertandingan sepak bola sebaiknya dipisahkan dengan urusan politik.

"Saya sudah pernah mengalami masalah seperti ini di Piala Dunia, jadi saya bisa mengatasi hal seperti ini tanpa kesulitan. Saya tidak benar peduli dengan perkataan orang. Saya hanya pergi ke sana untuk bermain sepak bola. Ini bukan soal politik, ini soal sepak bola," pungkas Shaqiri.

Terus Ikuti Berita Sepak Bola Liga Champions Lainnya di INDOSPORT